Mencuat Rezim Bapak vs Ibu usai Gebrakan Anyar Menkeu Purbaya Gelontorkan Rp200 Triliun ke Bank Himbara

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Sabtu, 20 September 2025 | 15:30 WIB
Menyoroti perbedaan gaya pengelolaan keuangan Menkeu RI, Purbaya Yudhi Sadewa dengan pendahulunya, Sri Mulyani. (Dok. Kemenkeu)
Menyoroti perbedaan gaya pengelolaan keuangan Menkeu RI, Purbaya Yudhi Sadewa dengan pendahulunya, Sri Mulyani. (Dok. Kemenkeu)

Dalam pernyataannya, Yanwar lalu membeberkan pandangannya terkait fenomena sebagian publik dalam membandingkan gaya Menkeu Purbaya dengan Menkeu Sri Mulyani.

Pertama, Yanwar menyebut rezim ibu-ibu mencuatkan kemungkinan adanya prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan ekonomi.

"Jadi, kalau ibu-ibu jadi menteri keuangan, itu cenderung pelit. Cenderung misalnya, 'Bu, saya mau beli yang ibu janjikan', tapi si ibu ini melihat, 'yang kemarin saja masih ngaco', jadi ditahan dulu (uangnya)," tutur Yanwar.

Baca Juga: Perjalanan Kopdes Merah Putih Kini Bisa Pinjam hingga Rp3 Miliar, Zulhas Sebut Masalah Pendanaan Selesai Usai Pertemuan Singkat dengan Menkeu Purbaya

"Ini juga yang menjadi penyebab uang ditahan oleh kebijakan bendahara negara, karena bendahara negara punya penilaian bahwa yang mau merealisasikan belanja itu tidak cukup memenuhi aspek tata kelola, yang menjadi ukurannya." imbuhnya.

Pengamat ekonomi itu lantas menilai, perbedaan besar terlihat dalam gaya pengelolaan uang dari rezim bapak-bapak.

"Nah, kalau bapak-bapak tidak kan. 'Kau mau minta berapa?' lalu dikasih. 'Tapi kalau misalnya besok ada apa-apa, saya gantung (hukum)' begitu," terang Yanwar.

Baca Juga: Menakar Jalan Israel Menuju Piala Dunia 2026 yang Dibayangi Boikot Spanyol

"Jadi artinya, kalau ibu-ibu hati-hati di depan, kalau bapak-bapak cenderung kasih dulu, tapi kalau macam-macam di belakang, siap diganyang," tambahnya.

  1. Alasan di Balik Langkah Cepat Purbaya

Menurut pengamatan ekonom senior, Yanwar Rizky, perbedaan antara rezim ibu vs bapak dinilainya sebagai gambaran sederhana tentang gaya pengelolaan ekonomi Purbaya dengan Sri Mulyani.

Baca Juga: Misi Berat Afriansyah Noor di Kursi Wamenaker yang Kini Dibayangi Skandal Korupsi Immanuel Ebenezer

"Nah, dua perbedaan ini menggambarkan satu penyederhanaan yang menurut saya bisa saja terjadi, bahwa Purbaya berbeda dengan gaya Sri Mulyani yang penuh dengan kehati-hatian," tegasnya.

Di sisi lain, Yanwar menjelaskan hal tersebut sebagai perbedaan karakter sang Menkeu baru dengan pendahulunya, Sri Mulyani.

"Ini yang menurut saya membedakan dahulu tentang perbedaan karakter (Purbaya)," jelasnya.

Baca Juga: 6 Kasus Siswa Keracunan usai Santap MBG dalam Sepekan Terakhir, Kini 251 Pelajar SD-SMA di Sumsel Dilarikan ke RS

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X