Bos Asuransi Kesehatan di AS Tewas Tak Berdaya Akibat Luka Tembak, Intip Kronologi Mengerikan dari Pelaku Misterius Ini

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Rabu, 11 Desember 2024 | 07:05 WIB
Potret Tersangka Kasus Penembakan terhadap Bos Asuransi Kesehatan di AS, Luigi Mangione. (Dok. Pennsylvania Department of Corrections)
Potret Tersangka Kasus Penembakan terhadap Bos Asuransi Kesehatan di AS, Luigi Mangione. (Dok. Pennsylvania Department of Corrections)

NARASIDATA.COM - Polisi menangkap pelaku penembakan bos asuransi kesehatan di Amerika Serikat (AS), United Health Group, usai menjadi buron sejak 4 Desember 2024.

Kepala Detektif Departemen Kepolisian AS, Joseph Kenny menuturkan tersangka yang diidentifikasi sebagai Luigi Mangione ditangkap di McDonald Altoona, Pennsylvania, pada Selasa, 10 Desember 2024.

Dikutip dari Reuters, Kenny menyebut seorang pegawai restoran mengenali sosok tersangka dan menelepon pihak berwajib sekitar pukul 09.15 waktu setempat.

"Dia sedang duduk di sana sambil makan," ujar Kenny dalam jumpa pers pada Selasa, 10 Desember 2024.

Baca Juga: Kirim Surat Permohonan Audiensi kepada Kepala P2P Jawa II, LSM PRABHU: Jangan Main-Main dalam Penyaluran Program BSPS!

Lantas, bagaimana kronologi kasus penembakan tersebut? Berikut ini sejumlah fakta selengkapnya.

Tersangka Membawa Senjata Api

 

Penyidik Kepolisian AS menyebut tersangka membawa senjata api, peredam suara, dan kartu identitas palsu yang diyakini digunakan saat peristiwa penembakan. 

Tersangka Mangione yang diringkus kepolisian AS menunjukkan kartu identitas palsu 'New Jersey'.

Baca Juga: 3 Fakta Terbaru Kasus Pemberlakuan Darurat Militer di Korsel yang Tuai Sorotan Dunia Internasional

Sebuah identitas yang sama dengan yang ditunjukkan oleh pria yang diyakini sebagai pelaku penembakan di Upper West Side, Manhattan, pada Rabu, 4 Desember 2024 lalu.

Tulisan Tangan Berisi Kritikan 

 

Halaman:

Editor: Adithya Nurcahyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini

Terpopuler

X