Mengintip Sebaran Neo Nazi di Jerman usai Elon Musk Bergaya ala Hitler di Pelantikan Presiden AS, Donald Trump!

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Selasa, 21 Januari 2025 | 17:56 WIB
Potret gaya ala Nazi yang ditunjukkan Elon Musk dalam momen pelantikan Presiden Terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Senin, 20 Januari 2025. (X.com/@elonmusk)
Potret gaya ala Nazi yang ditunjukkan Elon Musk dalam momen pelantikan Presiden Terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Senin, 20 Januari 2025. (X.com/@elonmusk)

Pernyataan itu disampaikan Elon Musk dalam suasana politik di Jerman yang akan mengadakan Pemilu pada 23 Februari 2025 mendatang.

"Jika Anda tidak senang dengan situasi ini, Anda harus memilih perubahan, dan itulah sebabnya saya sangat menyarankan agar orang-orang memilih AfD," tegasnya.

Bagaimana Politik Neo Nazi di Jerman?

 

Dilansir dari NPR, partai yang diusung Elon Musk di Jerman yakni AfD dicurigai sebagai Neo Nazi atau gerakan sosial politik yang berupaya memperkenalkan kembali Nazisme era Adolf Hitler.

Baca Juga: Menteri Era Prabowo yang Lahir di Belanda? Begini Perjalanan Karier Satryo yang Dapat Kecaman Ratusan Pegawai ASN di Kantor Kemdiktisaintek

Neo Nazi merupakan ideologi pasca Perang Dunia II yang berupaya menghidupkan kembali kelompok yang kini masih ada di Jerman.

Neo Nazi menyebar di Jerman Timur daripada Jerman Barat, dan diisi lebih banyak oleh generasi muda ketimbang generasi tua.

Di dalam politik Jerman, terdapat kecenderungan publik yang menganggap Neo Nazi sebagai hal yang tidak penting, namun perlu pengawasan lebih jauh karena meneror atau menyasar warga asing.***

Halaman:

Editor: Adithya Nurcahyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X