Menyoroti Banjir di Grobogan hingga Kendal, Begini Gangguan Aktivitas Warga di Jalan Raya hingga Jalur Kereta dari Semarang Terhambat

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Selasa, 21 Januari 2025 | 18:15 WIB
Potret banjir bandang yang melanda berbagai wilayah Provinsi Jawa Tengah (Jateng), pada Selasa, 21 Januari 2025. (X.com/@Jateng_Twit)
Potret banjir bandang yang melanda berbagai wilayah Provinsi Jawa Tengah (Jateng), pada Selasa, 21 Januari 2025. (X.com/@Jateng_Twit)

NARASIDATA.COM - Publik tengah menyoroti bencana banjir bandang melanda berbagai kawasan di Jawa Tengah (Jateng), pada Selasa, 21 Januari 2024.

Bencana banjir yang membuat aktivitas warga setempat terganggu hingga berdampak hingga ke pelosok desa di kabupaten dan kota di Jateng.

Salah satunya banjir yang terjadi di Kabupaten Grobogan, kini telah merendam 7 desa di sekitarnya.

Baca Juga: Mengintip Sebaran Neo Nazi di Jerman usai Elon Musk Bergaya ala Hitler di Pelantikan Presiden AS, Donald Trump!

Selain itu, ruas jalan utama di Grobogan pun terendam banjir, seperti di Jalan R. Suprapto, Untung Suropati, dan Hayam Wuruk.

Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Wahyu Tri Darmawanto menuturkan banjir bandang di Grobogan disebabkan oleh curah hujan tinggi dan meluapnya tiga sungai utama, yakni Sungai Lusi, Serang, dan Tuntang.

"Sungai yang tidak mampu menampung debit air kemudian meluap dan mengakibatkan banjir di Grobogan," tutur Wahyu kepada wartawan di Purwodadi, Grobogan, pada Selasa, 21 Januari 2025.

Baca Juga: Pesan Prabowo ke Pelajar soal MBG: Hormati Orangtua dan Guru, Tak Perlu Berterima Kasih pada Prabowo

Lantas, apa saja gangguan akibat bencana banjir di kawasan Jateng ini? Berikut ini ulasan selengkapnya.

Banjir di Grobogan Ganggu Perjalanan KA Semarang

 

Dalam kesempatan berbeda, Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyebut banjir di Grobogan mengganggu perjalan kereta api (KA) dari Semarang.

Baca Juga: Prabowo Upayakan Akhir 2025 Makan Bergizi Merata di Indonesia: Mohon Maaf yang Saat Ini Belum Terima

Terdapat genangan air setinggi 20 sentimeter (cm) menutup rel di petak jalur antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati.

Halaman:

Editor: Adithya Nurcahyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X