Karena kulit lembap bisa mengakibatkan jerawat yang menimbulkan scars atau luka dan menjadi.
"Mungkin gak secara langsung, tapi kan saat COVID terjadi, tenaga kesehatan bekerja di kondisi seperti itu," imbuhnya.
Penyebab dan bekas jerawat
Baca Juga: Curiga Anak Nikita Mirzani Alami Kekerasan, Razman Nasution Lapor Komnas HAM
muncul sebagai bentuk untuk merespons dan berusaha memperbaiki jerawat.
Proses perbaikan jerawat meliputi produksi kolagen dan jika tubuh terlalu banyak memproduksi kolagen, maka akan muncul dan bekas jerawat.
Penggunaan masker yang berlapis dan ketat ini membuat kulit menjadi leih lembap dan oily atau berminyak.
Baca Juga: Meski Bukan Kebijakan Menteri, Mendikdasmen Akui Tidur Siang di Sekolah Adalah Hal yang Baik
Karena kulit juga butuh bernapas, kondisi COVID memungkinkan nakes tidak pernah melepas masker yang digunakan.
Akhirnya, minyak dan bakteri bisa berkembang biak secara cepat dan menyumbat pori-pori kulit.
sendiri merupakan bekas jerawat yang bentuknya cekung hingga terlihat seperti lubang di kulit.
Karena sumbatan pori-pori itulah yang membuat muncul ketika lapisan kulit yang lebih dalam rusak karena jerawat.
Bagaimana cara menghilangkan?
Tidak ada cara yang bisa menghilangkan dengan instan.