Bos Garuda Beberkan Alasan Tiket Pesawatnya Mahal, dari Harga Avtur hingga Biaya Layanan Bandara yang Ditanggung Maskapai

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Jumat, 24 Januari 2025 | 19:07 WIB
Bos Garuda ungkap alasan tiket pesawat Garuda mahal (Instagram.com/garuda.indonesia)
Bos Garuda ungkap alasan tiket pesawat Garuda mahal (Instagram.com/garuda.indonesia)

NARASIDATA.COM - Di masa liburan, polemik harga tiket pesawat yang tinggi selalu menjadi pembicaraan.

Momen liburan seperti Nataru hingga mudik lebaran dengan jadwal penerbangan yang biasanya bertambah dari biasanya pun tetap membuat harga tiket masih pesawat mahal.

Alasan mahalnya harga tiket pesawat ini diungkapkan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani Panjaitan saat dimintai keterangan oleh Komisi V DPR RI pada Kamis, 23 Januari 2025 di Jakarta.

Baca Juga: Song Hye-kyo Jadi Biarawati yang Beda dari Biasanya, Pantang Menyerah Lawan Roh Jahat, Begini Review dan Spoiler Film Dark Nuns

Dalam Raker untuk diskusi sebagai evaluasi pelaksanaan Nataru itu, Wamildan blak-blakan menyebutkan hal utama yang membuat harga tiket pesawat mahal.

Ia juga mengungkit Garuda sebagai pesawat full service yang membuat harga tiket menjadi lebih mahal.

Dua komponen utama penyebab harga tiket pesawat mahal

Baca Juga: Antusias Warga Sambut Prabowo Larut Malam di New Delhi: Tak Sangka Bapak Jabat Tangan Kita

Wamildan menyebut biaya avtur dan harga sewa pesawat sebagai dua indikator yang membuat harga tiket mahal.

Biaya untuk avtur sendiri, menurut Wamildan sudah memberikan dampak 35% untuk harga tiket pesawat.

"Jadi untuk komponen harga tiket yang dapat kami sampaikan paling besar dari harga avtur 35 persen, kemudian 30 persennya adalah harga sewa pesawat," kata Wamildan.

Baca Juga: Hadirkan MIND ID Mediapreneur Talks di Medan, CEO Promedia Ajak Pengusaha hingga Jurnalis di Sumut Optimis Pertahankan Brand Media!

"Kami sampaikan kalau harga sewa pesawat itu 1 pesawat 1 bulan berkisar 300 ribu dolar AS," imbuhnya.

"Jadi, memang dua komponen ini yang paling berat yang kami rasakan dari sisi maskapai," tambah Wamildan.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X