Struktur Beton Area Keselamatan Bandar Muan akan Segera Dibongkar Meski Penyidikan Kecelakaan Pesawat Jeju Air Masih Berlangsung

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Jumat, 24 Januari 2025 | 22:05 WIB
Ilustrasi runway bandara (pixabay/jarmoluk)
Ilustrasi runway bandara (pixabay/jarmoluk)

Akan ada penyesuaian di bandara Korea lainnya

Pihak kementerian juga akan mendorong penghapusan atau penyesuaian fasilitas serupa di enam bandara di Korea Selatan lainnya.

Inspektur keselamatan juga telah mengidentifikasi sembilan dari sistem tersebut perlu diubah. 

Baca Juga: Antusias Warga Sambut Prabowo Larut Malam di New Delhi: Tak Sangka Bapak Jabat Tangan Kita

Termasuk sistem di Bandara Internasional Muan dan Jeju yang merupakan bandara terbesar kedua di Korea Selatan

Saat ini, rencana yang akan dilakukan adalah mengganti dasar beton dengan struktur yang lebih ringan atau menguburnya di bawah tanah.

Penyidikan penyebab kecelakaan yang masih berlanjut

Baca Juga: Prabowo Ungkap Ratusan Prajurit TNI Ikut Serta di Parade HUT ke-76 India: Kontingen Kehormatan

Menurut laporan, area keamanan landasan pacu di bandara Muan memiliki panjang sekitar 200 meter.

Area kemana landasan pacu atau runway safety area ini adalah area yang berdekatan atau di ujung landasan pacu.

Area ini untuk membatasi kerusakan pada pesawat jika pesawat melewati batas (overshoot), undershoot (undershoot) atau menyimpang dari landasan pacu.

Baca Juga: Prabowo Berangkat ke New Delhi, Penuhi Undangan Hadiri Peringatan Republik India

Penyidikan sementara menemukan kotak hitam pesawat jet Boeing tersebut berhenti merekam sekitar empat menit sebelum kecelakaan.

Fakta tersebut membuat pihak berwenang mengenai hal ini mengalami kesulitan untuk penyelidikan lanjutan penyebab kecelakaan ini.

Penyelidik mengatakan bahwa saat itu pengawas lalu lintas udara memperingatkan pilot tentang kemungkinan serangan burung.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X