“Kami melakukan diskusi yang sangat intensif dan terbuka antara Perdana Menteri Modi dan pemerintahannya serta saya dan tim pemerintahan saya,” kata Prabowo.
Prabowo mengatakan kedua pihak membahas banyak sektor utama yang menjadi kepentingan bersama.
“Tentu saja, dalam bidang ekonomi, hal ini sangat penting dan saya telah memberikan arahan kepada tim saya untuk mempercepat, memangkas birokrasi,” jelas Prabowo.
Baca Juga: Squid Game 3 Diprediksi Tayang Lebih Cepat dari Jadwal, Sutradara Ungkap Hal Ini
Prabowo menekankan bahwa dari diskusi yang berlangsung antara kedua negara, Indonesia dan India juga sepakat untuk memperkuat kemitraan di berbagai sektor, termasuk perdagangan, investasi, pariwisata, energi, teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), dan infrastruktur.
Prabowo turut mengundang sektor swasta India untuk berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.
"Kami membuka perekonomian kami terhadap partisipasi investasi di bidang infrastruktur dan kami mengundang India untuk mengambil bagian dalam program infrastruktur Indonesia di segala bidang,” kata Prabowo.
Baca Juga: Rumah Pendidikan Sebagai Solusi Layanan untuk Siswa dan Guru, Ini Tujuan Mendikdasmen
Adapun Prabowo menyorot di bidang pertahanan, Indonesia baru saja meratifikasi perjanjian kerja sama pertahanan dengan India.
Selain itu, di sektor pendidikan, Prabowo mengapresiasi dukungan India atas peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia di India.
Ia pun mendorong pembukaan lembaga pendidikan India di Indonesia.
“Kami belajar dari program-program sukses Anda dan mengirimkan tim teknis kami untuk mempelajarinya. Saat ini, banyak dari program tersebut telah kami terapkan di Indonesia,” kata Prabowo.***