BMKG Imbau Masyarakat Jauhi Bantaran Sungai dan Lereng Kalau Muncul Tanda-tanda Ini, Potensi Terjadi Banjir Bandang dan Tanah Longsor Tinggi

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Minggu, 2 Februari 2025 | 21:02 WIB
Ilustrasi foto tanah longsor. (Pixabay/Hans)
Ilustrasi foto tanah longsor. (Pixabay/Hans)

Keruhnya air karena pengaruh erosi yang sudah mulai terjadi.

"Air mulai keruh berarti sudah terjadi erosi di atas, sehingga segera meninggalkan sungai," imbuhnya.

Air mulai naik

Baca Juga: Kesejahteraan Desa Disebut Bisa Naik dengan Turut Menyokong Program Makan Bergizi Gratis, Ada Aturan Tentang Ikut Berpartisipasi dalam Ketahanan Panga

Di fase air sungai mulai terlihat naik, Dwikorita menyarankan untuk secepat mungkin meninggalkan bantaran.

"Kalau air keruh apalagi airnya sedikit naik itu sudah harus secepat mungkin meninggalkan sungai," tambahnya.

Dwikorita mengatakan kalau BMKG selalu memberikan update mengenai prediksi jam turun hujan hingga seberapa lama waktu hujan turun.

Baca Juga: Mengapa Tukin Dosen ASN 2020-2024 Tidak Dianggarkan oleh Kementerian? Ini Penjelasan Kemendikti

Tanda awal tanah longsor

Dwikorita mengimbau masyarakat untuk menjauh dari daerah rawan longsor saat cuaca sudah mulai mendung.

"Mendungnya semakin gelap bahkan sudah ada gerimis, segera menjauh," ujarnya.

"Kalau sudah sampai gerimis, itu segera menjauh dari lereng, cari tempat yang datar," imbuhnya.

Baca Juga: 44 Kasus Pemerasan Baru Terungkap di Imigrasi Soetta, Pejabat Imigrasi Dicopot Oleh Kemenimpas

Pohon-pohon mulai terlihat miring

Saat berada di lereng dan melihat pohon mulai miring, Dwikorita menyarankan untuk segera menyingkir.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X