Viral Protes Warga ke Bahlil Lahadalia Soal Aturan Gas Melon, Pedagang Asal Banten Ini Ungkap Alasan Dirinya Berani 'Semprot' sang Menteri

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Sabtu, 8 Februari 2025 | 07:00 WIB
Potret video amatir terkait seorang warga asal Banten yang protes ke Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia dalam momen antrian Elpiji 3 kg atau Gas Melon. (X.com / Hulya Aiyla Filiz)
Potret video amatir terkait seorang warga asal Banten yang protes ke Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia dalam momen antrian Elpiji 3 kg atau Gas Melon. (X.com / Hulya Aiyla Filiz)

"Sudah dua minggu saya cari gas, itu sudah sulit, di pengecer ada tapi dikurangi, susah untuk saya dapat," kata warga asal Banten itu dalam siaran TV bertajuk 'Kontroversi' yang tayang pada Kamis, 6 Februari 2025.

"Satu hari sebelum momen itu, saya sudah cari Gas Melon sampai ke beberapa wilayah kecamatan, tidak ketemu," lanjut Effendi.

Effendi pun mengaku ingin mengeluhkan kepada sang Menteri ESDM karena sangat membutuhkan gas untuk memasak di rumahnya.

Baca Juga: Soal Kode Keras Prabowo ke Pejabat Bandel, Maruarar Sirait Siap Dicopot Jika Kena Reshuffle hingga Anggota DPR yang Ngaku Loyal ke Rakyat

"Pada dasarnya prinsip seorang manusia itu butuh kehidupan dan ketenangan. Pada saat itu, semua masyarakat ingin mencari Gas Melon, gas ini salah satu alat untuk masak," terang Effendi.

"Kalau gas tidak ada, walaupun beras ada, tidak bisa masak juga. Walaupun harga semurah apapun, kalau gasnya tidak ada, tetap tidak bisa masak," tambahnya.

  2. Harus Memberikan Fotokopi KTP demi Dapat Gas Melon

Baca Juga: Pemain Timnas Indonesia Sandy Walsh Tuai Sorotan usai Dirumorkan akan Bela Klub Liga Jepang, Begini Kata Jurnalis Belgia hingga Agennya

Effendi menuturkan detik-detik saat dirinya mengetahui informasi ketersediaan Gas Melon di daerah rumahnya.

"Malam hari, saya mendapatkan info ada ketersediaan gas, saya buru-buru mengambil 2 tabung gas," tuturnya.

Kemudian, warga asal Banten itu mendatangi agen resmi atau pangkalan Gas Melon yang memberikan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Baca Juga: Kebijakan Baru Trump Kembali Menimbulkan Kontroversi, Mantap Hapus Kementerian Pendidikan AS dengan Alasan Efisiensi

"Saya datangi agen resmi, pangkalan, dengan syarat harus memberikan fotokopi KTP," sebut Effendi.

"Kondisi malam hari, sedang hujan. Dari mana saya harus mendapatkan fotokopi KTP. Saya harus cari dulu malam itu. Akhirnya saya dapat fotokopi, bisa dapat gas. Itu syarat yang rumit hanya demi mendapatkan Gas Melon untuk masak," terangnya.

  3. Berani Sampaikan Protes ke Menteri ESDM

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X