Komdigi Berencana Beri Batasan Penggunaan Media Sosial untuk Anak, Ini Usulan Usianya

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Sabtu, 8 Februari 2025 | 11:35 WIB
Rencana Komdigi mengatur batas usia penggunaan media sosial pada anak. (Freepik/nensuria)
Rencana Komdigi mengatur batas usia penggunaan media sosial pada anak. (Freepik/nensuria)

Baca Juga: Bantuan Beras Dihentikan untuk Sementara Waktu Selama Masa Panen Raya

Dalam wawancara dengan Mirror, Gates mengungkapkan bahwa anak-anaknya tidak diizinkan memiliki ponsel sendiri sebelum berusia 14 tahun.

"Kami menetapkan batas waktu untuk penggunaan gadget, dan setelah waktunya habis, mereka harus berhenti. Ini membantu mereka tidur pada jam yang wajar," kata Gates, dikutip dari Mirror, Rabu 5 Februari 2025.

Gates juga mengungkapkan bahwa anak-anaknya dilarang membawa ponsel ke meja makan, meskipun mereka diizinkan menggunakannya untuk mengerjakan tugas sekolah atau belajar.

Baca Juga: Kepala BGN Ungkap Pembayaran Mitra Makan Bergizi Gratis Tak Perlu Reimburse Usai Ramai Isu Mitra Mundur

Menurut Gates, menunda pemberian ponsel kepada anak dapat membantu mereka mengembangkan keterampilan sosial dan akademis tanpa gangguan dari perangkat digital.

"Kami selalu memperhatikan bagaimana anak-anak menggunakan waktu mereka dengan baik—baik untuk mengerjakan tugas sekolah maupun menjaga komunikasi dengan teman-temannya," tambahnya.

Sikap Gates ini sejalan dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa usia rata-rata anak mendapatkan ponsel pertama mereka saat ini adalah 10,3 tahun, menurut laporan "Kids & Tech: The Evolution of Today's Digital Natives" tahun 2016.

Baca Juga: Abu Mendiang Barbie Hsu Sudah Tiba di Taiwan, Pilih Keluarga Tak Gelar Upacara Pemakaman untuk Mengenang Sikapnya yang Rendah Hati

"Saya rasa usia ini akan semakin muda karena semakin banyak orang tua yang mulai merasa lelah mengatur penggunaan ponsel pintar anak-anak mereka," ujar Stacy DeBroff, CEO Influence Central, kepada New York Times.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh James P. Steyer, CEO Common Sense Media, organisasi nirlaba yang meninjau konten digital untuk keluarga. 

Menurut Steyer, anak-anaknya baru diperbolehkan memiliki ponsel pribadi saat memasuki sekolah menengah, dan hanya jika mereka telah menunjukkan kedewasaan serta tanggung jawab.

Baca Juga: Sisi Lain Kasus Barang Selundupan Rp480 M yang Dibongkar Budi Gunawan, Ada 4 Skandal Serupa yang Terjadi dalam 3 Bulan Terakhir

"Tidak ada dua anak yang sama, dan tidak ada usia ajaib yang bisa diterapkan untuk semua anak," katanya.

"Yang paling penting bukanlah usia mereka, tetapi tingkat tanggung jawab dan kedewasaan masing-masing anak." ***

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X