Ada Penghematan Uang Negara Hingga Rp 306 Triliun, Presiden Prabowo: Saya Ingin Perbaiki Sekolah Rusak di Indonesia

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Selasa, 11 Februari 2025 | 11:00 WIB
Presiden Prabowo ungkap alasan penghematan anggaran dan sentil perjalan dinas ke luar negeri. (tangkapan layar YouTube Sekretariat Negara)
Presiden Prabowo ungkap alasan penghematan anggaran dan sentil perjalan dinas ke luar negeri. (tangkapan layar YouTube Sekretariat Negara)

"Untuk memberi makan, untuk anak-anak rakyat," imbuhnya.

Anggaran untuk perbaikan sekolah

Presiden juga mengatakan tentang perbaikan fasilitas sekolah yang diperlukan untuk pendidikan anak-anak Indonesia.

Baca Juga: Kerap Diabaikan Padahal Fatal, Ini Penyebab Sepele Terjadinya Angin Duduk Seperti Kang Gobang

"Saya ingin memperbaiki semua sekolah Indonesia, kita punya 330 ribu sekolah, anggaran untuk perbaikan sekolah hanya cukup untuk memperbaiki 20 ribu sekolah, berapa tahun kita mau selesaikan 330 ribu sekolah?" tegas Presiden.

Sentil persoalan perjalanan dinas

Presiden Prabowo kemudian menyentil tentang perjalanan dinas yang dilakukan oleh pejabat negara.

Baca Juga: Kerap Diabaikan Padahal Fatal, Ini Penyebab Sepele Terjadinya Angin Duduk Seperti Kang Gobang

Menurut Presiden, perjalan dinas ke luar negeri harus dikurangi, kecuali memang ada tugas tertentu atas nama negara.

"Yang perlu ke luar negeri yang tugas, tugas belajar boleh, tugas atas nama negara boleh, jangan tugas yang dicari-cari untuk jalan-jalan," ungkap Presiden.

"Kalau mau jalan-jalan, pakai uang sendiri," tegasnya.

Baca Juga: Disambut Gembira Oleh Paus Fransiskus, Ini Makna Kebaya pada Lukisan Bunda Maria dari Megawati Soekarnoputri

Presiden juga mengatakan kalau dirinya ke luar negeri karena sebagai kepala negara, ia mewakili Indonesia dalam pertemuan penting dunia.

"Cukup itu seminar, cukup itu kajian, apa itu FGD (forum group discussion), mau diskusi apa lagi, itu mengentaskan kemiskinan absolut, bantu rakyat yang lapar cari makan, sekolah yang rusak diperbaiki, jalan yang rusak perbaiki," ucapnya.

Presiden juga menyebut beberapa agenda seperti studi banding mengentaskan ke Australia di mana menurutnya, Australia adalah salah satu negara kaya di dunia.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X