Lolly Masih Belum Gelar Konferensi Pers, Nikita Mirzani Tegas Tak Ingin Memaksa Anaknya untuk Segera Cerita ke Publik

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Senin, 17 Februari 2025 | 09:10 WIB
Nikita Mirzani ungkap tak bisa memaksa Lolly untuk segera buka suara tentang persoalan yang kini sedang dihadapi. (Instagram/juliaekanintha)
Nikita Mirzani ungkap tak bisa memaksa Lolly untuk segera buka suara tentang persoalan yang kini sedang dihadapi. (Instagram/juliaekanintha)

NARASIDATA.COM - Anak artis Nikita Mirzani, Laura Meizani atau Lolly sempat dijadwalkan untuk menggelar konferensi pers pada awal minggu ini, yaitu pada Senin, 10 Februari 2025.

Konferensi pers tersebut berbarengan dengan pemanggilan Vadel Badjideh ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait tindakan asusila.

Namun selanjutnya konferensi pers diundur menjadi Kamis, 13 Februari 2025 yang rupanya tetap tak terlaksana.

Baca Juga: Anggaran SMK dan Vokasi Dipangkas Sampai Rp1 Triliun, DPR: Mereka Perlu Pelatihan

Pemanggilan Vadel Badjideh juga ditunda sehingga konferensi pers Lolly juga ikut ditunda.

Nikita Mirzani pun sebagai ibu Lolly menyatakan tak ingin memaksa anak sulungnya itu untuk menggelar konferensi pers.

Ia menyerahkan keputusan kepada Lolly kapan dirinya mau untuk buka suara.

Baca Juga: Efisiensi Tak Berpengaruh pada Pembangunan IKN, Kepala OIKN Sampaikan Target Rampung pada 2026

Nikita Mirzani Sudah Merasa Senang Lolly Mau Jujur Padanya

Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun @nikitamirzanimawardi.ofc, tampak Nikita dengan jujur mengatakan kalau dirinya tak bisa memaksa Lolly untuk bicara.

Alasan konferensi pers diundur karena ada hal yang membuat konferensi pers tertunda.

Baca Juga: Arab Saudi Resmi Larang Anak-anak Ikut Ibadah Haji Mulai 2025, Alasannya karena Keselamatan

"Tadinya dia (Lolly) sudah mau bilang ke saya kalau dia mau meluruskan apa yang sudah terjadi, tapi ternyata kan ada yang mengulur waktu di hari Kamis," ujar Nikita.

Nikita mengatakan kalau semuanya kembali pada mood Lolly yang memang ingin melakukannya sendiri tanpa paksaan.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X