news

Menyoal Kasus Penembakan 5 WNI di Malaysia, Yusril Minta untuk Tak Ragukan dan Menghormati Keputusan Hukum Malaysia

Rabu, 26 Februari 2025 | 19:00 WIB
Pertemuan Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra dengan Mendagri Malaysia Saifuddin Nasution Ismail pada Selasa, 25 Februari 2025.(Instagram/kumham.imipas)

NARASIDATA.COM - Kasus penembakan pada 5 WNI di Malaysia saat ini sedang dalam proses penyelidikan oleh aparat Malaysia.

Seperti yang telah diketahui bahwa terjadi penembakan 5 WNI di Malaysia oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) saat ini sedang dalam tahap penyidikan.

5 WNI ditembak oleh APMM di wilayah Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia pada Jumat, 24 Januari 2025 pukul 03.00 dini hari waktu setempat.

Baca Juga: Jusuf Kalla Nilai Positif 'Kabur Aja Dulu' yang Ramai di Medsos, Ini Beda Pandangan dari Dubes Jepang hingga Media Tiongkok

Update terbaru mengenai kelanjutan kasus ini adalah pemeriksaan pada pelaku penembakan.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan jika kasus tersebut telah ditangani oleh pemerintah Malaysia.

Pemeriksaan dan Langkah Hukum yang Diambil Pemerintah Malaysia

Baca Juga: Skandal Impor Minyak Pertamina, Tambah Daftar Kasus Dugaan Korupsi yang Pernah Bikin Heboh di Medsos dengan Nilai Fantastis!

Yusril mengatakan jika pemerintah Malaysia telah menangani kasus penembakan ini dan pelaku yang terlibat tengah diproses secara hukum.

Ia yang baru saja bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Malaysia, Saifuddin Nasution Ismail, mengatakan jika penyelesaian kasus ini adalah salah satu yang ia bahas.

“Ini suatu poin yang berkali-kali ada saya yang tanya,” ujar Yusri kepada media di kantor Kemenko Kumham Impas, Jakarta pada Selasa, 25 Februari 2025 setelah pertemuannya dengan Mendagri Malaysia.

Baca Juga: Program Baru Meghan Markle Disebut Menjiplak Konsep Milik Pamela Anderson, Warganet Temukan Kemiripan Ini

“Mengenai kasus penembakan Warga Negara Indonesia, kasus ini sudah mereda dan sudah ditangani oleh pemerintah Malaysia,” ucapnya.

“Ada langkah hukum yang diambil, baik terhadap mereka yang terlibat dalam kesalahan ini maupun terhadap aparat keamanan Malaysia juga dilakukan pemeriksaan,” imbuhnya.

Halaman:

Tags

Terkini