"Timbal sangat beracun bagi sistem saraf. Timbal bisa terakumulasi di otak yang pada akhirnya mengganggu fungsi neurotransmitter, merusak koneksi sinapsis, dan merusak sel-sel saraf," begitu pernyataan Pure Earth dalam paparan timbal bagi manusia.
"Inilah sebabnya mengapa paparan timbal sangat berbahaya bagi anak-anak, yang otaknya masih berkembang," tandasnya.
Terkait hal itu, terdapat perbedaan terkait kandungan timbal yang diketahui ada di dalam spesifikasi BBM Pertamax, namun tidak ada dalam spek Pertalite.
Baca Juga: Reza Gladys Ingin Nikita Mirzani Dijemput Paksa, Sebut Polisi Harus Menaikkan Martabat Polri
Simak spesifikasi lengkap BBM Pertamina berdasarkan SK Dirjen Migas.
1. Pertamax Turbo
Berdasarkan spesifikasi, Pertamax Turbo memiliki warna merah, bilangan oktan riset (RON) sebesar minimal 98.
Baca Juga: Akui Pertamax Sekarang Lebih Boros Daripada Dulu, Konsumen Mengeluhkan Dampak Penggunaannya
Bensin ini punya kandungan sulfur maksimal 50 ppm, sulfur merkaptan maksimal 20 ppm, tanpa timbal (Pb), tanpa kandungan logam mangan dan besi serta stabilitas oksidasinya minimal 480 menit.
Spesifikasi ini telah disesuaikan dalam SK Dirjen Migas No. 0177.K/10/DJM.T/2018 tanggal 6 Juni 2018 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan Bakar Minyak Jenis Bensin (Gasoline) RON 98 yang Dipasarkan di Dalam Negeri.
2. Pertamax
Pertamax juga menjadi salah satu produk Pertamina yang diklaim bukan bensin yang sesuai spesifikasi Euro 4 di Indonesia.
Spesifikasi Pertamax yakni warna biru, memiliki RON 92, sulfur 500 ppm, sulfur merkaptan 20 ppm.
Selain itu, Pertamax mengandung timbal 0,013 gram per liter, kandungan pewarna 0,13 gram per 100 liter, dan stabilitas oksidasi minimal 480 menit.