news

Upaya Pemerintah Selamatkan Pekerja Sritex dari Badai PHK, Benarkah BUMN Turun Tangan?

Kamis, 6 Maret 2025 | 08:05 WIB
Momen perpisahan Dirut Sritex Iwan Lukminto dan para pekerja Sritex. (instagram.com/sritexindonesia)

Oleh karena itu, pemerintah berupaya agar kompensasi pesangon dan jaminan ketenagakerjaan bisa diberikan secara penuh.

Hal ini menyusul banyaknya isu yang mengatakan bahwa eks karyawan Sritex tidak menerima pesangon dan jaminan ketenagakerjaan karena satu dan lain hal.

Presiden Prabowo juga menginstruksikan kementerian terkait untuk mencari solusi agar eks pekerja Sritex bisa kembali bekerja dalam waktu dekat. 

Baca Juga: Viral RSUD Kota Bekasi Terendam Banjir: Listrik Padam hingga Pasien ICU Dievakuasi

Pemerintah sedang mempertimbangkan berbagai skema penyelamatan, termasuk kemungkinan campur tangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mengambil alih Sritex.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mengungkapkan bahwa terdapat dua calon investor yang tertarik mengambil alih PT Sritex pasca-keputusan pailit perusahaan tersebut. 

Salah satu investor yang tengah mempertimbangkan investasi adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor tekstil, sementara investor lainnya berasal dari Thailand.

Baca Juga: Dulu Kasus Pencemaran Nama Baik, Kini Nikita Mirzani Ditahan Buntut Skandal Pemerasan Pengusaha Skincare

"Saya menyebutnya semacam BUMN tekstil, bisa saja bentuknya BUMN tekstil, mungkin ya," ujar Said Iqbal dalam konferensi pers, Selasa 4 Maret 2025.

Meskipun belum ada konfirmasi resmi mengenai investor yang akan mengambil alih Sritex, Iqbal mengaku mendapat informasi dari sumber yang memiliki wewenang tinggi di lingkungan kepresidenan.***

Halaman:

Tags

Terkini