news

Janjikan Biaya Haji Murah, Prabowo Klaim akan Berjuang Lewat Diplomasi RI-Saudi

Selasa, 6 Mei 2025 | 14:24 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto saat resmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah di Bandara Soetta, Tangerang, Banten. (Instagram.com/@prabowo)

NARASIDATA.COM - Presiden RI, Prabowo Subianto menyoroti jemaah haji yang telah menabung cukup lama untuk pergi melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci, Makkah dan Madinah di Arab Saudi.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya saat meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umroh di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Minggu, 4 Mei 2025.

Presiden ke-8 RI itu meminta jajaran anggota Kabinet Merah Putih untuk bekerja sama untuk mencari solusi untuk mengurangi biaya haji agar lebih terjangkau bagi warga RI.

Baca Juga: Tarif Trump Bikin Resah, Menko Airlangga Kini Bongkar Proyek AZEC: Kerja Sama Dagang RI-Jepang

"Kita berjuang keras untuk menurunkan biaya haji, semurah-murah yang kita mampu," ungkap Prabowo di hadapan para jemaah haji di Bandara Soetta, Banten. 

"Jadi saya minta Menteri Agama, Kepala Badan Haji yang dibantu Penasehat Khusus Presiden bidang Haji untuk koordinasi sebaik-baiknya, mencari solusi untuk mengurangi biaya haji," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengklaim upaya Pemerintah RI yang sejauh ini telah menurunkan biaya haji sebesar Rp4 juta.

Baca Juga: Cerita Ryan Adriandhy Pernah Alami Gangguan Mental ADHD Semasa Sekolah: Sulit Fokus, Sering Ngobrol di Kelas

Kendati demikian, sang Presiden RI mengaku masih belum puas terhadap biaya penurunan tersebut. 

"Tapi (penurunan biaya haji) Rp4 juta saya minta dikurangi lagi karena saya belum puas," tegas Prabowo. 

"Kita harus yang termurah yang bisa kita capai. Kalau bisa lebih murah dari Malaysia," sambungnya.

Baca Juga: Penyerahan Simbolis Kartu Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Atlet Aksi Fighting Sports Walikota Sukabumi Cup

Di sisi lain, Prabowo juga menyebut jamaah haji dan umroh RI mencapai lebih dari 2 juta warga.

Angka tersebut mendekati 2,2 juta warga dalam satu tahun. Pada musim puncaknya, jumlah warga yang pergi ke Tanah Suci bisa mencapai 12.000 orang per hari.

Halaman:

Tags

Terkini