news

Efisiensi Besar Microsoft, 9.000 Karyawan Terkena PHK demi Dorong Investasi AI

Sabtu, 5 Juli 2025 | 09:06 WIB
Microsoft melakukan PHK terhadap 9.000 karyawan di seluruh dunia. (Unsplash/Ed Hardie)

NARASIDATA.COM - Microsoft kembali mengambil langkah besar dalam restrukturisasi bisnisnya dengan memutus hubungan kerja (PHK) terhadap 9.000 karyawan secara global. 

Jumlah ini setara dengan sekitar 4% dari total 228.000 tenaga kerja Microsoft yang ada di seluruh dunia.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya efisiensi yang telah bergulir sejak awal 2025, di mana perusahaan sebelumnya juga memangkas 6.000 posisi pada Mei lalu. 

Baca Juga: Klaim DPR Terima Surpres Usulan Dubes RI Tuk 24 Negara, Puan Maharani Irit Bicara soal Nama-namanya

Menurut data dari negara bagian Washington, sekitar 800 posisi yang terdampak tersebar di Redmond dan Bellevue—dua basis operasi utama Microsoft.

Meskipun Microsoft tidak secara spesifik menyebut divisi mana saja yang terdampak, sejumlah laporan menunjukkan bahwa divisi gim menjadi salah satu yang paling terpukul. 

Sejumlah proyek seperti reboot Perfect Dark dan Everwild dilaporkan dibatalkan.

Baca Juga: Hasto Kristiyanto Dituntut 7 Tahun Penjara Buntut Skandal Suap dan Perintangan Penyidikan

Dampak juga dirasakan oleh studio pengembang lain seperti Turn 10, yang menggarap Forza Motorsport. 

Tak hanya Microsoft, studio independen seperti Romero Games juga harus memangkas staf akibat proyek mereka tak lagi didanai penerbit.

"Divisi game-nya terkena dampak PHK, meskipun bukan mayoritas unit," tulis keterangan Microsoft melalui Reuters, Kamis 3 Juli 2025.

Baca Juga: Puan Maharani Sebut Pimpinan Parpol akan Kumpul usai Putusan MK yang Pisahkan Pemilu

Di balik gelombang PHK ini, Microsoft tengah mengalihkan fokus bisnisnya ke bidang kecerdasan buatan (AI). 

Perusahaan mengalokasikan dana jumbo hingga USD 80 miliar untuk pembangunan pusat data yang difungsikan sebagai infrastruktur pelatihan model-model AI.

Halaman:

Tags

Terkini