news

Negosiasi Masih Berlangsung, Menko Airlangga Sebut Tarif Trump 32 Persen untuk Indonesia Ditunda

Senin, 14 Juli 2025 | 08:38 WIB
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) mengklaim tarif impor Amerika 32 persen untuk Indonesia ditunda. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

NARASIDATA.COM - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa ada penundaan tarif impor 32 persen dari Amerika Serikat.

Awalnya, kebijakan tarif resiprokal dari AS sebesar 32 persen untuk Indonesia akan dimulai pada 1 Agustus 2025.

“Waktunya adalah kita sebut pause, jadi penundaan penerapan untuk menyelesaikan perundingan yang sudah ada,” kata Airlangga di Brussel kepada wartawan pada Minggu, 13 Juli 2025.

Baca Juga: Pemerintah Salurkan Bansos Beras 360 Ribu Ton, Mentan Ingatkan Pengawasan Ketat dan Siap Tindak Tegas Bentuk Kecurangan

“Kemarin dalam pertemuan di Amerika dengan U.S Secretary of Commerce Howard Lutnick maupun Ambassador Greer dari USTR itu menyepakati apa yang diusulkan Indonesia itu berproses lanjutan,” imbuhnya.

Ada kesempatan 3 minggu untuk finalisasi kesepakatan yang diajukan.

“Jadi tiga minggu ini diharapkan finalisasi daripada fine tuning daripada proposal dan fine tuning daripada apa yang sudah dipertukarkan,” terangnya.

Baca Juga: Seskab Teddy Ungkap Presiden Lakukan Ratas Virtual dengan Menko dan Mensesneg, Bahas Sekolah Rakyat hingga Cuaca Ekstrem

Selain tentang penundaan tarif impor 32 persen, Airlangga juga menepis isu tambahan 10 persen saat Indonesia bergabung dengan BRICS.

“Tambahan itu tidak ada, ya,” tegasnya.

Airlangga terbang ke Amerika Serikat untuk melakukan negosiasi tarif impor pada 8 Juli 2025 lalu setelah mendampingi Presiden Prabowo dalam lawatannya ke Brasil.

Baca Juga: Dirut Super Air Jet Ungkap Penyebab Delay usai Viral Ridwan Kamil Protes Pesawat Tak Kunjung Lepas Landas di Bal

Tarif impor Amerika Serikat sebesar 32 persen untuk Indonesia diumumkan oleh Trump melalui surat kepada Prabowo, tertanggal 7 Juli 2025.***

Tags

Terkini