“Bapak Prabowo bilang insentif itu untuk biaya membeli susu untuk anak saya. Karena saya pendek, istri saya juga pendek. Maka supaya anak saya tidak pendek, harus diberi susu terus. Saya diberi insentif Rp 5 juta setiap bulan, dan itu berlangsung sampai sekarang,” tuturnya dalam sebuah wawancara Februari lalu.
Asmujiono mengakui bahwa anak-anaknya tumbuh dengan baik berkat asupan susu dan makanan bergizi dari insentif Prabowo.
Bahkan, Anak sulungnya berhasil masuk ke Akademi Militer di Magelang dengan tinggi badan 185 cm.
“Anak sulung saya sudah saya buktikan bahwa asupan susu dan makanan bergizi sangat baik untuk pertumbuhan anak,” terangnya.
Prabowo di mata Asmujiono Asmujiono menilai Prabowo sebagai sosok yang tegas.
Namun di balik ketegasannya, Prabowo adalah orang yang cerdas, loyal, nasionalis, serta sangat memegang komitmen.
“Seperti kabinet sekarang, namanya Merah Putih itu sesuai dengan jiwa beliau. Saya tahu itu. Karena saya salah satu saksi hidup beliau,” tegasnya.
“Kalau terkait komitmen, saya rasa untuk menteri-menteri sekarang, jika tidak sesuai dengan visi beliau dan visi bangsa, saya pastikan Pak Prabowo akan bersikap tegas kepada mereka,” sambungnya.
Salah satu prajurit kebanggaan Prabowo
Saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan), Presiden Prabowo Subianto sempat mengenang ketika menjabat sebagai Danjen Kopassus.
Salah satu sosok yang melekat di ingatannya adalah Asmujiono. Prabowo menyebut pria asal Malang itu tak memenuhi syarat untuk bergabung dengan Kopassus karena terhalang tinggi badan.
Namun, akhirnya Prabowo memberikan dispensasi dengan menerima Asmujiono di Kopassus.
“Namanya Asmujiono, hampir enggak masuk Kopassus karena dia tingginya hanya 165 (sentimeter), untuk masuk Kopassus waktu 170 (sentimeter). Tapi dia kuatnya bukan main, akhirnya saya kasih dispensasi, masuk,” ujar Prabowo saat memberikan orasi ilmiahnya di hadapan wisudawan Universitas Pancasila, Jakarta, dikutip dari Youtube Universitas Pancasila, Selasa (7/6/2022).
Keputusan Prabowo menerima Asmujiono pun berbuah manis.
Pada tahun 1996, Prabowo mengorganisasi Ekspedisi Merah Putih untuk menaklukan puncak Gunung Everest.