"Saya disuruh keluar ke Dikdasmen. Bawa barang-barang kamu," ungkapnya.
Lingkungan Kerja yang Mencekam
Neni menjelaskan bahwa sikap tersebut menciptakan rasa takut di kalangan pegawai lain.
Baca Juga: Pesan Prabowo ke Pelajar soal MBG: Hormati Orangtua dan Guru, Tak Perlu Berterima Kasih pada Prabowo
Ia menyebut bahwa banyak pegawai merasa cemas atas kemungkinan diperlakukan serupa.
"Saya tidak ingin kejadian ini berulang. Teman-teman saya bekerja dalam suasana mencekam. Jangan sampai ada Neni-Neni lainnya yang diperlakukan semena-mena seperti ini," tegasnya.
Neni berharap aksi protes ini dapat memberikan perhatian publik terhadap apa yang terjadi di lingkungan Kemendiktisaintek.
Baca Juga: Prabowo Upayakan Akhir 2025 Makan Bergizi Merata di Indonesia: Mohon Maaf yang Saat Ini Belum Terima
"Saya ingin keadilan ditegakkan. Bukan hanya untuk saya, tetapi juga untuk teman-teman saya yang merasa tidak aman bekerja," tambahnya.
Langkah ke DPR
Dalam upaya mencari solusi, Neni mengaku telah menghubungi anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah.
"Sudah saya WA, saya bilang Insya Allah besok kami mau ke DPR," ujarnya.
Neni juga mengungkapkan bahwa kasus ini telah menarik perhatian Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto.
"Ada teman yang bilang, Bu Titiek Prabowo ingin bertemu saya. Ya sudah, saya jalani saja. Saya sudah kadung diusir, yang saya pikirkan sekarang adalah teman-teman saya," katanya.