news

Jarum Jam Kiamat Bergerak Menuju Tengah Malam, Berbagai Kerusuhan di Dunia Mendekati Ambang Kehancuran

Rabu, 29 Januari 2025 | 16:45 WIB
Ilustrasi jam kiamat yang menunjukkan dunia lebih dekat dengan kehancuran (Freepik)

NARASIDATA.COM - Para ilmuwan internasional yang tergabung dalam Bulletin of the Atomic Scientists kembali memberikan peringatan keras bahwa dunia sedang menghadapi ancaman besar. 

Mereka telah menggeser posisi Jam Kiamat (Doomsday Clock) ke 89 detik sebelum tengah malam, lebih dekat satu detik dibandingkan dengan tahun lalu. 

Ini menjadi simbol meningkatnya risiko bencana global yang bisa mengancam keberlangsungan hidup umat manusia.

Baca Juga: Sejarah Panjang Perayaan Imlek yang Kental akan Budaya dan Diagungkan di Indonesia

Apa Itu Jam Kiamat?

Jam Kiamat adalah simbol yang menggambarkan seberapa besar risiko bencana global akibat ulah manusia. 

Sejak tahun 1947, simbol ini dikelola oleh para ilmuwan dari Bulletin of the Atomic Scientists (BAS) di University of Chicago, Amerika Serikat.

Baca Juga: Shin Tae-yong Angkat Bicara Usai Ramai Isu Dirinya Direkrut Jadi Dirtek Timnas Indonesia

BAS sendiri merupakan organisasi yang terdiri dari para ahli dan ilmuwan yang menilai perkembangan ilmu pengetahuan serta dampaknya terhadap kehidupan manusia. 

Organisasi ini didirikan oleh sekelompok ilmuwan yang sebelumnya terlibat dalam Manhattan Project, sebuah proyek penelitian bom atom selama Perang Dunia II.

Pada awalnya, Jam Kiamat dibuat untuk mengukur ancaman nuklir. 

Baca Juga: Kembali Viral Momen Borong Dagangan di Jateng: Pedagang Es Teh yang Dapat Diolokan Dapat Hadiah, Penjual Telur Gulung Ini Justru Dapat Cibiran

Namun, seiring waktu, pengaturan jam ini terus berubah berdasarkan seberapa dekat umat manusia dengan potensi kehancuran total menurut para ilmuwan.

Meskipun Jam Kiamat bukan alat untuk mengukur ancaman nyata terhadap keberlangsungan Bumi, keberadaannya bertujuan untuk memicu diskusi tentang isu-isu ilmiah yang kompleks, seperti perubahan iklim dan risiko teknologi.

Halaman:

Tags

Terkini