Karena itu, arus ini bahkan dapat menyapu perenang terkuat sekalipun ke laut.
National Ocean Service juga menyebutkan kalau rip current tidak akan mudah untuk dihadapi bahkan oleh perenang olimpiade.
Arus Rip Tanda-tanda
Baca Juga: Prabowo Ingatkan Pimpinan TNI-Polri: Rakyat Menuntut Dedikasi yang Tinggi
Sebenarnya, tanda-tanda rip current ini sulit untuk diidentifikasi karena semuanya kembali pada keadaan ombak, gelombang, dan bentuk pantainya.
Namun, keberadaan rip current ini bisa terlihat dengan jelas dari tempat yang lebih tinggi karena ada beberapa perbedaan dengan kondisi di sekitarnya.
- Celah sempit perairan yang lebih gelap dan tampak lebih tenang diapit oleh area ombak yang pecah
- Memiliki saluran air yang bergelombang dan terlihat berbeda dengan air di sekitarnya
- Perbedaan warna air, seperti adanya area air yang tampak berlumpur di mana itu terjadi akibat sedimen dan pasir yang terbawa dari pantai
- Area buih atau busa ombak dan rumput laut yang konsisten selalu terbawa oleh arus ombak
- Aliran air yang menjauh dari bibir pantai dengan arus deras yang cepat
Baca Juga: Prabowo: TNI dan Polri Harus Selalu Mawas Diri dan Koreksi Diri
Karena arus di rip current terlihat tenang, hal itu yang membuat wisatawan merasa terlena bakal aman.
Padahal ia berada di tengah bahaya di mana arus balik ke laut lebih kencang dari bawah yang bisa sewaktu-waktu menyeret.
Apa yang Harus Dilakukan Saat Tersadar Sudah Berada di Area Rip Current?
Baca Juga: Sudah Ditunggu 3 Tahun, Sony Picture Malah Umumkan Jadwal Tayang Film Insidious 6 Molor Setahun
Tetap coba untuk tenang karena rip current tidak menarik ke bawah, tapi membuat tubuh untuk berputar-putar di area tersebut.
Terus mencoba mengapung karena beberapa penelitian seperti yang ditulis di laman Frontiers.org menyebutkan bahwa rip current pada akhirnya membawa kembali ke pantai.
Karena sifatnya sebagai arus balik yang menarik dan disebutkan kalau perenang profesional pun kesulitan, penting diingat untuk tidak melawan arus.