"Kalau pohon-pohon atau tegakan-tegakan di atas lereng terlihat miring condong ke arah bawah lereng, tandanya tanah sudah mulai bergerak," jelasnya.
Muncul rembesan air dari tanah
Tanda tanah longsor bisa juga terlihat ketika ada rembesan air yang mulai muncul.
Baca Juga: Beda dengan Kabinet Merah Putih, Retret Kepala Daerah akan Pakai APBN, Bukan Uang Presiden Prabowo
"Kalau tiba-tiba pada lereng muncul air atau muncul rembesan air dan airnya makin lama makin keruh, sudah segara saja meninggalkan leren," ujarnya.
Ia memaparkan kalau rembesan air itu menandakan telah terjadi erosi di bagian dalam tanahnya.
Tanah menggembung
Baca Juga: Sudah Kaya Sebelum Menjabat, Berapa Besaran Gaji Raffi Ahmad Sebagai Utusan Khusus Presiden?
Tanah di lereng tiba-tiba menggembung juga menjadi tanda kemungkinan akan terjadi longsor.
"Tidak, juga bisa ditandai dengan lereng tiba-tiba menggembung bentuknya," imbuhnya.
Jendela dan pintu rumah susah dibuka
Baca Juga: Penyebab Google 'Eror' Menampilkan Kurs Dollar ke Rupiah, Ahli Ungkap Bahayanya
Tanda-tanda tanah kemungkinan akan longsor juga bisa diketahui dengan melihat keadaan rumah yang ada di lereng gunung.
"Kalau ada rumah di atas lereng tiba-tiba pintunya atau jendelanya sulit dibuka, berarti tanah di bawah rumah itu sudah mulai bergerak," kata Dwikorita.
Hal itu terjadinya karena bangunan rumah ikut terseret tanah yang bergerak.