Pneumonia, infeksi telinga, dan bronkitis semuanya bisa disebabkan oleh flu atau pilek.
Infeksi bakteri adalah penyebab paling umum pneumonia pada orang dewasa.
Pneumonia bakteri menyebabkan alveoli paru-paru meradang dan terisi cairan yang dapat mempengaruhi salah satu atau kedua paru-paru.
Karena terjadi peradangan dan cairan di paru-paru, itulah yang membuat pasien menjadi kesulitan bernapas.
Pneumonia sering disalahartikan sebagai flu yang parah
Baca Juga: Syarat dan Cara Mendaftar Sebagai Pangkalan Gas Elpiji 3 Kg Bagi Pedagang Eceran
Gejala pneumonia bisa bermacam-macam karena mungkin menyerupai gejala pilek dan flu biasa, termasuk demam, kesulitan bernapas, nyeri dada, dan batuk berdahak atau lendir.
Sedangkan gejala flu biasa umumnya adalah batuk kering yang membuat hidung menjadi tersumbat.
Karena itu, penanganan pneumonia bisa saja terlambat karena banyak yang menduga kalau itu adalah flu yang membandel.
Baca Juga: Pramono Anung Tegas Pecat ASN Jakarta yang Poligami di Masa Jabatannya: Saya Penganut Monogami Tulen
Karena itu, tanpa perawatan dan penanganan medis yang cepat, pneumonia akibat flu ini bisa makin membuat tumpukan cairan di paru-paru makin banyak.
Kondisi bisa memburuk ketika virus akhirnya menyebar lewat aliran darah dan membuat gangguan pernapasan akut.
Bagaimana cara mencegah pneumonia?
Baca Juga: ASN Belum Jadi Pindah ke IKN Jadi Sorotan Masyarakat, DPR Sebut Tidak Menyalahi Aturan