Mendagri Malaysia Ungkap APMM Sudah Sesuai SOP
Dalam kesempatan tersebut, Saifuddin juga menyatakan jika para petugas APMM sering bekerja sambil mempertaruhkan nyawa.
"Dalam kasus ini, dalam kasus penembakan tersebut, mereka harus menilai situasi di tengah laut saat hari sudah gelap, tepatnya pada pukul 3 pagi," ujarnya.
"Kami hanya dapat memahami situasi ini sepenuhnya jika kami menempatkan diri pada posisi mereka," kata Saifuddin.
Saifuddin mengatakan, tindakan yang dilakukan sesuai dengan situasi yang mereka hadapi namun harus tetap mematuhi SOP.
Termasuk penggunaan senjata api dan protokol lainnya dalam tugas tersebut.
5 WNI Diduga Terlibat dalam Kasus Penyelundupan Orang
Saifuddin mengatakan dari penyidikan kepolisian, orang-orang asing yang ada di atas kapal dan terlibat dalam insiden berkaitan dengan kegiatan penyelundupan migran.
"Penyelidikan polisi sedang berlangsung dan mereka telah menangkap seseorang yang bertindak sebagai 'pengangkut' beberapa hari setelah kejadian," jelas Saifuddin.
Polisi Selangor kemudian mengkonfirmasi bahwa provokasi dilakukan oleh sekelompok imigran Indonesia yang tidak berdokumen.
Info 5 WNI Korban Penembakan dan 1 WNI yang Ditahan
Dari hasil penyidikan aparat, 5 WNI tersebut adalah Pekerja Migran Indonesia atau PMI yang menggunakan jalur ilegal.