Paus Fransiskus Dinyatakan Kritis karena Pneumonia Ganda, Ini Penjelasan tentang Penyakitnya

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Minggu, 23 Februari 2025 | 18:50 WIB
Paus Fransiskus Saat Berkunjung ke Indonesia September 2024 lalu. (instagram.com/nasaruddin_umar)
Paus Fransiskus Saat Berkunjung ke Indonesia September 2024 lalu. (instagram.com/nasaruddin_umar)

Beberapa kelompok yang lebih rentan terhadap pneumonia meliputi bayi, lansia, penderita penyakit kronis, serta individu dengan sistem imun lemah. 

Perokok serta pengguna narkoba atau alkohol juga berisiko lebih tinggi mengalami kondisi ini.

Pneumonia yang disebabkan oleh virus biasanya diobati dengan obat antivirus, sedangkan pneumonia bakteri memerlukan antibiotik. 

Baca Juga: 47 Kepala Daerah Dinyatakan Hilang Tanla Kabar Tak Jalani Retret, Padahal 19 Kepala Daerah Bergelang Merah Tetap Hadir

Dengan pengobatan yang tepat, kebanyakan pasien dapat pulih dalam 3–5 hari, tetapi beberapa kasus mungkin memerlukan waktu pemulihan lebih lama.

Pencegahan Pneumonia

Berdasarkan informasi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), ada beberapa cara untuk mencegah pneumonia, di antaranya:

Baca Juga: Dear Penerus Tanah Air: Tingkatkan Literasi, Begini Sorotan Peneliti Perilaku Generasi Muda Indonesia Soal Fenomena 'Kabur Aja Dulu'

- Vaksinasi untuk mencegah infeksi bakteri penyebab pneumonia

- Imunisasi untuk melindungi dari virus yang berpotensi menyebabkan pneumonia

- Menjaga pola hidup sehat

Baca Juga: Ada Bukti Transfer Uang, Begini Fakta Terbaru Skandal Dugaan Pemerasan Nikita Mirzani ke Pengusaha Skincare: Ini Duduk Perkaranya!

Vaksin dapat membantu mencegah infeksi dari beberapa jenis bakteri penyebab pneumonia. 

Selain itu, imunisasi dan produk antibodi dapat mencegah infeksi virus yang berpotensi menyebabkan penyakit ini.

Dengan kondisi Paus Fransiskus yang masih dalam pengawasan ketat, Vatikan terus memberikan pembaruan terkait kesehatannya kepada publik.***

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X