Danantara Resmi Berdiri, Bagaimana Nasib LPI Indonesia? Intip Banding-banding Lembaga Investasi Era Prabowo vs Jokowi

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Selasa, 25 Februari 2025 | 20:10 WIB
Potret Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (kanan). (Instagram.com/@jokowi)
Potret Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (kanan). (Instagram.com/@jokowi)

NARASIDATA.COM - Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Senin, 24 Februari 2025.

Badan ini dibentuk untuk mengoptimalkan kekayaan negara melalui investasi strategis dengan modall kelolaan yang mencapai 900 miliar dolar atau setara Rp14.715 triliun.

"Danantara akan jadi dana kekayaan negara terbesar di dunia," ucap Prabowo dalam acara peresmian Danantara di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Senin, 24 Februari 2025.

Baca Juga: Termasuk di Papua Tengah, Badan Gizi Nasional Klaim Program Makan Bergizi Gratis Sudah Dilakukan di Seluruh Wilayah Indonesia

Prabowo juga menilai, Danantara sebagai kekuatan ekonomi dan investasi yang menjadi 'energi' masa depan di Indonesia. 

"Danantara bukan sekadar badan pengelola investasi," tegas Prabowo.

"Lebih dari itu, Danantara harus menjadi instrumen pembangunan nasional yang mampu mengoptimalkan pengelolaan kekayaan Indonesia dengan standar transparansi dan akuntabilitas yang tinggi," lanjutnya.

Baca Juga: Kepala BGN Pastikan MBG Tetap Dilaksanakan Seperti Biasa, Menu Telur Rebus hingga Kolak Jadi Pertimbangan

Berkaca dari hal itu, sebelumnya Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) juga pernah meluncurkan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) pada 2020 lalu.

Lantas, bagaimana perbedaan antara BPI Danantara besutan Prabowo dengan LPI Indonesia yang pernah dibangun Jokowi? Berikut ulasan selengkapnya.

1. Danantara vs LPI: Punya Pilar yang Berbeda

Baca Juga: Kepala Daerah yang Tumbang Saat Retret Dibawa ke RSU Tidar, Wamendagri juga Sebut Ada yang Pulang

Dalam kesempatan berbeda, Wakil Kepala BPI Danantara Kaharuddin Djenod mengatakan Danantara memiliki perbedaan dengan LPI Indonesia.

Kaharuddin menyebut, BPI Danantara akan memiliki tiga fungsi utama sebagai lembaga pengelola investasi yang dipisahkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). 

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X