"Jadi Danantara ada tiga pilar, kalau INA kan satu pilar (sebagai SWF)," terang Kaharuddin kepada awak media di Kantor Danantara, Jakarta, pada November 2024 lalu.
Dengan perbedaan pilar ini, skala Danantara dinilai jauh lebih besar dibandingkan LPI Indonesia.
Wakil Kepala BPI Danantara itu menjelaskan tiga pilar fungsi utama Danantara antara lain sebagai salah satu badan Sovereign Wealth Fund, yang berfokus untuk menarik dan mengelola dana yang akan dialokasikan pada berbagai sektor strategis.
Baca Juga: Mengalami Kritis karena Pneumonia Ganda, Paus Fransiskus Tulis Surat dan Minta Didoakan
Danantara juga memiliki pilar sebagai Development Investment, yang bertanggung jawab sebagai badan pengelola investasi. Terakhir, Danantara memiliki fungsi sebagai Asset Management.
2. Investasi Program Nasional vs Kendaraan Finansial RI
Perbedaan juga tampak dari fungsi yang dimiliki Danantara dengan LPI Indonesia.
Baca Juga: Danantara Kebal Hukum? Rosan Roeslani: Kalau Ada Tindakan Kriminal, Sangat Bisa Diaudit
Prabowo membeberkan fungsi Danantara dalam peresmian pada Senin, 24 Februari 2025, lembaga investasi itu memiliki fungsi yang berfokus pada program prioritas nasional demi memberikan dampak signifikan bagi ekonomi RI.
"Kita tidak mau lagi menjual sumber alam kita murah. Kita tidak mau jadi sumber raw material bagi bangsa lain. Kita bertekad ingin menjadi negara maju!" terangnya.
Sementara itu, LPI Indonesia yang dibangun Jokowi memiliki fungsi sebagai kendaraan finansial yang digunakan negara untuk mengatur dana publik.
Baca Juga: Para Mantan Presiden Diajak Bergabung Mengawasi Danantara, Istana Ungkap Keinginan Presiden Prabowo
Di sisi lain, melalui investasi yang dilakukan LPI Indonesia terhadap dana milik negara itu untuk menciptakan stabilitas ekonomi RI.
3. Beda Cara Pengelolaan Investasi
Mekanisme lembaga investasi yang diluncurkan Prabowo itu memiliki mekanisme kerja yang berbeda dengan LPI Indonesia.