Sebelumnya Khawatirkan Mesin Kendaraan Warga RI Bermasalah, Kini DPR Sidak ke SPBU Pertamina hingga Pom Bensin Shell

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Kamis, 27 Februari 2025 | 21:45 WIB
Potret Dirut Pertamina sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi minyak mentah, Riva Siahaan (kiri) dan Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi (kanan). (Dok. Pertamina Patra Niaga - DPR RI)
Potret Dirut Pertamina sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi minyak mentah, Riva Siahaan (kiri) dan Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi (kanan). (Dok. Pertamina Patra Niaga - DPR RI)

1. Ambil Sampel di SPBU Pertamina Cibubur

Dalam kesempatan berbeda, Bambang bersama Lemigas sempat membawa tempat sampel BBM Pertalite. Sampel RON 90 itu berwarna hijau kala sidak berlangsung.

Selain itu, DPR pun sempat menunjukkan spesifikasi warna dari sampel RON 92 atau Pertamax yang berwarna biru.

Baca Juga: Masyarakat Indonesia Pemakai BBM Non Subsidi Kecewa, Ternyata Ini Bahaya Mengoplos Pertamax pada Performa Kendaraan

"Kita ingin memastikan bahwa RON 92 dan RON 90 benar-benar sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan Lemigas," terang Bambang di SPBU Pertamina, Cibubur, Jakarta Timur (Jaktim), pada Kamis, 27 Februari 2025.

"Makanya ini salah satu pom bensin yang kita sampling. Kita mau cek, nanti alatnya ada di kantor Lemigas dan selama ini pun aturannya begitu," tegasnya.

2. DPR: Lemigas Rutin Lakukan Uji Sampling

 Baca Juga: Cerita Guru Honorer di Karawang Soal Skandal Dugaan Pertamax Oplos: Pantas Mesin Motor Saya Sering Bermasalah

Dalam kesempatan yang sama, Bambang mengklaim pihak Lemigas sebelumnya rutin melakukan uji sampling setiap tahun.

"Sebenarnya ini sudah rutin dilakukan. Rutin dilakukan oleh Lemigas," tutur Bambang.

Bambang pun menyebut uji sampling yang dilakukan Lemigas sebelumnya sudah memiliki standar tertentu sebelum produk BBM Pertamina terkait didistribusikan kepada masyarakat.

Baca Juga: Respon Keresahan Warga RI, DPR Bakal Ajak Diskusi Pimpinan Industri Kendaraan Tanah Air Soal Isu Dugaan Pertamax Oplosan!

"Jadi ini hanya karena terjadi semacam opini yang terbentuk di masyarakat bahwa ada perbedaan oplosan. Nah, ini kita ingin memastikan," terangnya.

"Lemigas sudah mengakui mereka juga dalam setiap tahun itu dilakukan uji sampling. Bahkan standarnya begitu, standarnya, sebelum produk itu didistribusikan ke masyarakat, wajib diuji," tandas Bambang.

3. Uji Pertamax di Spell Depok

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X