Kenapa Bacaan Shalat Witir Setelah Tarawih Biasanya al-A’la, al-Kafirun dan al-Ikhlas?

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Sabtu, 1 Maret 2025 | 18:25 WIB
Foto ilustrasi shalat berjamaah di masjid. (Unsplash/Masjid Pogung Dalangan)
Foto ilustrasi shalat berjamaah di masjid. (Unsplash/Masjid Pogung Dalangan)

NARASIDATA.COM - Kementerian Agama telah mengumumkan 1 Ramadhan 1446 yang jatuh pada 1 Maret 2025.

Pengumuman tersebut dilakukan usai diselenggarakannya sidang isbat untuk melihat hilal sebagai penanda awal Ramadhan.

“Sesuai dengan laporan tadi, ketinggian hilal di seluruh Indonesia itu antara 3 derajat 5,91 menit hingga 4 derajat 40,96 menit dengan sudut elongasi 4 derajat 47,3 menit hingga 6 derajat 24,14 menit,” jelas Nasaruddin dalam konferensi pers sidang isbat di kantor Kemenag Jakarta pada Jumat, 28 Februari 2025.

Baca Juga: Meski Negara Bertetangga Dekat, Awal Ramadhan Indonesia Berbeda dengan Brunei dan Malaysia

“Ditemukan hilal di provinsi paling barat di Aceh, sudah disumpah oleh hakim, sehingga dua orang yang menyaksikan ditambah dengan pengukuhan oleh hakim agama setempat maka diputuskan bahwa 1 Ramadhan ditetapkan Insya Allah 1 Maret 2025,” terangnya.

Pelaksanaan Shalat Tarawih di Malam Sebelum Puasa

Setelah pengumuman bahwa 1 Ramadhan dimulai pada Sabtu, 1 Maret 2025, umat muslim di Indonesia sudah bisa memulai shalat tarawih sejak Jumat, 28 Februari 2025.

Baca Juga: Alasan Pengumuman Hasil Sidang Isbat Awal Ramadhan Telat 40 Menit Setelah Masuk Waktu Isya, Menteri Agama Ungkap Menunggu Hasil Pantauan Hilal di Aceh

Shalat tarawih ini dilakukan dalam rentang waktu setelah masuk shalat Isya sampai sebelum masuk shalat Subuh.

Umumnya, shalat tarawih dilakukan sebanyak 8 rakaat atau 20 rakaat ditambah dengan shalat witir.

Shalat tarawih bisa dilakukan secara berjamaah maupun munfarid atau sendiri.

Baca Juga: Bermula Perusahaan Tradisional di Solo hingga Bikin Produk Global, Kini Sritex PHK Ribuan Karyawan dan Dinyatakan Pailit

Kenapa Bacaan Shalat Witir Seringnya al-A’la, al-Kafirun, dan al-Ikhlas?

Setelah menyelesaikan shalat tarawih 8 atau 20 rakaat, biasanya dilanjutkan dengan shalat witir yang memiliki rakaat ganjil.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X