Prabowo Gandeng Investor Global dan Pengusaha Indonesia untuk Perkuat Danantara

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Senin, 10 Maret 2025 | 07:05 WIB
Presiden Prabowo Mengundang Investor dan Pengusaha Indonesia untuk Membahas Danantara. (instagram.com/presidenrepublikindonesia)
Presiden Prabowo Mengundang Investor dan Pengusaha Indonesia untuk Membahas Danantara. (instagram.com/presidenrepublikindonesia)

NARASIDATA.COM - Presiden Prabowo Subianto mengundang Ray Dalio, investor ternama asal Amerika Serikat, bersama sejumlah pengusaha besar Indonesia dalam diskusi strategis mengenai pengelolaan investasi nasional. 

Pertemuan yang digelar di Istana Kepresidenan pada Jumat 7 Maret 2025 ini menyoroti pentingnya masukan dari berbagai pihak untuk memperkuat Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan bahwa kritik konstruktif dan pengalaman dari para pelaku bisnis sangat dibutuhkan dalam menjalankan Danantara. 

Baca Juga: Sejarah Panjang Diciptakan Minyakita yang Kini Telah Melenceng dari Tujuannya dan Berbagai Kasus yang Terjadi

“Kami selalu memerlukan nasihat-nasihat kritis dan juga keberanian untuk belajar dari satu sama lain,” ujar Prabowo pada pertemuan tersebut.

Para pengusaha ternama yang hadir dalam pertemuan ini antara lain Chairul Tanjung, James Riady, Tomy Winata, Hashim Djojohadikusumo, serta beberapa tokoh penting di sektor bisnis dan investasi. 

Tidak hanya itu, pertemuan ini juga dihadiri oleh pejabat pemerintah seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Baca Juga: Sebelum Ditemukan Mentan, Ternyata Mendag Sudah Pernah Tutup 1 Pabrik Minyakita

Danantara dirancang sebagai instrumen pengelola investasi yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing aset negara. 

“Kita ingin memastikan bahwa aset-aset Indonesia dikelola sebaik mungkin, dengan prinsip kehati-hatian dan transparansi,” kata Prabowo.

Salah satu poin utama yang dibahas dalam pertemuan ini adalah bagaimana Danantara dapat menjalankan strategi investasi yang sejalan dengan kepentingan ekonomi nasional.

Baca Juga: Buktikan Bukan Hoax dan Temukan Minyakita Hanya Berisi 0,75 Liter, Mentan Bersikeras Cabut Izin Perusahaan

Prabowo menekankan bahwa efisiensi dalam pengelolaan aset harus menjadi prioritas agar Indonesia mampu bersaing di pasar global.

Ray Dalio, sebagai salah satu investor global terkemuka, memberikan wawasannya mengenai bagaimana sebuah badan pengelola investasi dapat bekerja secara optimal. 

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X