Tidak Tahu Jika Kepala Daerah Tidak Ada Kata Libur, Lucky Hakim Akui Salah Persepsi Liburan Cuti Lebaran 2025

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Kamis, 10 April 2025 | 08:09 WIB
Lucky Hakim, Bupati Indramayu yang Jadi Sorotan karena Liburan ke Jepang saat Lebaran 2025.
Lucky Hakim, Bupati Indramayu yang Jadi Sorotan karena Liburan ke Jepang saat Lebaran 2025.

NARASIDATA.COM - Bupati Indramayu, Lucky Hakim, akhirnya buka suara terkait alasannya mengajak keluarga berlibur ke Jepang tanpa mengajukan izin resmi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

Liburan tersebut, yang berlangsung pada 2 hingga 7 April 2025, memicu perhatian publik dan membuat Lucky harus memberikan klarifikasi kepada Kemendagri serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kepada awak media, Lucky menjelaskan bahwa ia beranggapan waktu keberangkatannya ke Jepang bertepatan dengan masa cuti bersama Lebaran. 

Baca Juga: Soroti Rupiah yang Tembus Rp17.000-an, Luhut Klaim Masih di Batas Normal dan Sebut Indonesia Masih Diminati Investor Tiongkok

Asumsi itulah yang menjadi dasar keputusannya untuk bepergian tanpa izin.

“Tapi di kantor kabupaten itu sendiri, staf-staf semua libur kantor-kantor seperti kantor inspektorat libur, kantor sekda libur semua, libur kecuali puskesmas dan rumah sakit. Makanya saya di pendopo itu ya sendiri,” kata Lucky saat ditemui di kantor Kemendagri, Selasa 8 April 2025.

Menurut Lucky, pada Hari Raya Idul Fitri, ia masih sempat menjalankan kegiatan open house bersama masyarakat di Pendopo Kabupaten Indramayu. 

Baca Juga: SBY Bongkar Presiden Prabowo Sedang Jalankan Misi 'Dual Track Strategy' untuk Hadapi Tarif Baru Impor AS

Namun keesokan harinya, situasi kantor menjadi sangat sepi. Seluruh aparatur sipil negara (ASN), termasuk para kepala dinas, disebutnya telah mengambil cuti untuk mudik.

“Jadi di hari pertama lebaran masih bersama masyarakat (open house), sorenya masih bersama masyarakat, besoknya pun masih. Tapi di kantor itu sudah tidak ada orang, kecuali aspri saya pribadi yang memang tidak dibiayai oleh negara,” lanjutnya.

Melihat kondisi itu, Lucky berasumsi bahwa hari tersebut sudah termasuk dalam masa cuti bersama. 

Baca Juga: Poin Lawatan Prabowo ke 5 Negara Timur Tengah: Minta Dukungan Evakuasi 1.000 Warga Gaza ke RI

Ia pun memutuskan kembali ke Jakarta dan melanjutkan perjalanan ke Jepang bersama keluarganya.

“Dari situlah asumsi saya keluar bahwa kantor tutup, tidak ada orang ini hari cuti bersama. Saya pergi (ke Jepang) dan saya pulang (ke Indonesia) sebelum kantor buka. Ternyata itu salah. Itu sebabnya saya minta maaf,” ujar Lucky.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X