Beda Gaya Dedi Mulyadi vs Pramono Atasi Kenakalan Remaja: Banding Program Panca Waluya dan Manggarai Bersholawat

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Kamis, 22 Mei 2025 | 17:40 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (kanan) dan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (kiri). (Instagram.com / @dedimulyadi71 - @pramonoanungw)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (kanan) dan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (kiri). (Instagram.com / @dedimulyadi71 - @pramonoanungw)

2. Manggarai Bersholawat ala Pramono

Pemerintah DKI Jakarta di bawah komando Pramono Anung, telah mencanangkan program 'Manggarai Bersholawat'. 

Gagasan itu sebagai salah satu pendekatan berbasis budaya dan keagamaan untuk menekan angka tawuran yang kerap terjadi di Manggarai, sebagai salah satu wilayah DKI Jakarta.

Baca Juga: Kemenag Blak-blakan Ungkap Alasan Aparat Arab Saudi Lebih Ketat pada Jemaah Calon Haji Asal Indonesia

Terkait hal itu, kini Pramono memastikan program itu akan mulai dilaksanakan dalam waktu dekat.

"Dalam waktu dekat, (Manggarai Berselawat) dalam minggu ini," tegas Pramono kepada awak media di Balai Kota Jakarta, pada Selasa, 20 Mei 2025.

Berkaca dari program yang dicanangkan Dedi dan Pramono demi mengatasi kenakalan remaja, terlihat perbedaan cara pendekatan dua kepala daerah di Jabar dan DKI itu.

Baca Juga: Melihat Ada Kemungkinan Calon Haji Hanya 30 Hari di Arab Saudi, DPR Punya Cara Siasati Slot Jadwal Pesawat

Bedanya, Dedi cenderung memberikan intervensi dalam penerapan sistem pendidikan sekolah lewat program 'Panca Waluya', sedangkan Pramono menggunakan pendekatan berdiskusi secara langsung dengan masyarakat melalui kegiatan 'Manggarai Bersholawat'.***

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X