Total anggaran yang disiapkan adalah Rp24,44 triliun, yang terdiri dari Rp23,59 triliun dari APBN dan Rp0,85 triliun dari sumber non-APBN.
Menurutnya, stimulus ini penting diberikan karena ketidakpastian global masih tinggi akibat dinamika ekonomi dunia dan konflik geopolitik.
"Di tengah kondisi geopolitik dan geoekonomi yang mendorong pemerintah untuk memberikan insentif ekonomi," ucapnya.
Baca Juga: Keluarga Christiano Pengarapenta Minta Maaf Atas Kecelakaan yang Tewaskan Mahasiswa UGM, Argo Ericko
Berikut rincian lima program stimulus yang diumumkan:
- Subsidi Transportasi Umum
Diskon tiket angkutan umum selama libur sekolah dengan total anggaran Rp0,94 triliun:
Baca Juga: Kasus Mahasiswa UGM Tewas Ditabrak BMW: Paman Minta Penegak Hukum Bertindak Transparan
Kereta api: Diskon 30 persen
Pesawat (PPN DTP): Diskon 6 persen
Angkutan laut: Diskon 50 persen
Baca Juga: Soal Longsor Tambang Gunung Kuda, Kapolres Sebut Pemilik dan Pengawas Abaikan Larangan
- Subsidi Tol
Diskon 20 persen untuk tarif tol selama libur sekolah, menyasar 110 juta kendaraan.
Total anggaran sebesar Rp0,65 triliun (dari non-APBN).
- Bantuan Pangan dan Kartu Sembako
Tambahan Rp200.000 per bulan untuk Kartu Sembako dan 10 kg beras/bulan akan disalurkan kepada 18,3 juta KPM selama dua bulan. Total anggaran: Rp11,93 triliun.