Kemlu RI Intensif Koordinasi dengan Peru, Usut Tuntas Kematian Staf KBRI Zetro Leonardo

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Kamis, 11 September 2025 | 08:00 WIB
Menlu Sugiono pastikan koordinasi dengan otoritas di Peru untuk ungkap kematian staf KBRI Zetro Leonardo. (Instagram/sugiono_56)
Menlu Sugiono pastikan koordinasi dengan otoritas di Peru untuk ungkap kematian staf KBRI Zetro Leonardo. (Instagram/sugiono_56)

NARASIDATA.COM - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, menegaskan bahwa penyelidikan atas kasus kematian Staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Peru, Zetro Leonardo Purba, akan dilakukan secara transparan dengan melibatkan otoritas setempat.

"Komitmen kami untuk bisa menyelesaikan urusan ini dengan sejelas-jelasnya dan seterang-terangnya," ujar Sugiono saat menyambut kepulangan jenazah Zetro di Kargo Jenazah Bandara Soekarno-Hatta, Selasa 9 September 2025 malam.

Sugiono menekankan bahwa tragedi ini bukan hanya menjadi duka keluarga, tetapi juga duka bagi seluruh jajaran Kementerian Luar Negeri. 

Baca Juga: Soal Rombak Tunjangan Rumah Pejabat, Bobby Nasution Ingatkan Pemprov-DPRD Perlu Sepakati Angkanya

Zetro disebutnya sebagai bagian dari keluarga besar Kemlu yang selama ini mengabdikan diri untuk negara.

"Kami tidak sekadar menyampaikan turut berduka. Kami juga kehilangan, karena beliau adalah saudara kita semua," kata Sugiono.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Kemlu memastikan koordinasi intensif terus dilakukan dengan pemerintah Peru guna mengungkap penyebab kematian Zetro. 

Baca Juga: Sebut Ucapannya Terkait Tuntutan 17 Plus 8 Dipelintir, Menkeu Purbaya Minta Maaf dan Janji Perbaiki Komunikasi Publik

Upaya ini disebut penting agar hasil investigasi tidak menyisakan keraguan, baik bagi keluarga maupun publik di Indonesia.

Selain fokus pada jalannya investigasi, Sugiono juga menegaskan komitmen Kemlu untuk memenuhi hak-hak keluarga almarhum, termasuk dukungan pendidikan bagi ketiga anak Zetro.

"Keluarga yang engkau tinggalkan akan kami urus dan kami rawat dengan sebaik-baiknya," jelasnya.

Baca Juga: Didapuk Jadi Menko Polkam Pengganti Budi Gunawan, Menhan Sjafrie Mengaku Siap Emban 2 Jabatan Sekaligus

Sebagai informasi, Zetro Leonardo Purba dilaporkan tewas akibat aksi penembakan pada Senin, 1 September 2025 waktu setempat.

Peristiwa itu terjadi ketika ia tengah bersepeda di kawasan Lince, Lima, tak jauh dari rumahnya, oleh pelaku yang hingga kini belum teridentifikasi.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X