Saling Menyalahkan antara Bapenda dan PLN Cianjur Terkait Kenaikan PPJ, Prabhu Indonesia Jaya Akan Pertemukan Keduanya

Photo Author
Adithya Nurcahyo, Narasi Data
- Senin, 7 Oktober 2024 | 13:52 WIB
Potret Prabhu Indonesia Jaya saat melakukan audiensi dengan PLN Cianjur.
Potret Prabhu Indonesia Jaya saat melakukan audiensi dengan PLN Cianjur.

NARASIDATA.COM - LSM Prabhu Indonesia Jaya telah melakukan audiensi dengan PLN Cianjur pada Rabu, 2 Oktober 2024 dan juga bersama Bapenda pada Kamis, 26 September 2024 lalu.

Audiensi ini merupakan aksi nyata Prabhu Indonesia Jaya menyikapi kenaikan pajak penerangan jalan (PPJ) yang telah diberlakukan namun tanpa adanya sosialisasi.

Ketua Harian DPP Prabhu Indonesia Jaya, Hendra Malik menegaskan pihaknya akan melakukan sejumlah langkah-langkah penting.

Baca Juga: Babak Baru Kasus Kematian Vina Cirebon: Dua Orang Dekat Ungkap Kondisi Terakhir Sahabatnya di Rumah Sakit, Benarkah Tak Ada Tanda Rudapaksa?

Tak hanya berencana menggelar audiensi lanjutan yang mempertemukan langsung antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Cianjur dengan PLN, pihaknya pun akan melakukan aksi besar-besaran jika permasalahannya tak kunjung terang benderang.

Selain karena kenaikan pajak penerangan jalan (PPJ) tanpa adanya sosialisasi terhadap warga masyarakat Cianjur, ternyata temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2023 terkait pajak daerah tersebut menjadi alasan LSM Prabhu Indonesia Jaya, berkomitmen untuk mengawasinya hingga tuntas.

"Sebelumnya kan kita sudah melakukan audiensi terpisah. Pertama ke Bapenda lalu lanjut ke PLN," ujar Hendra.

Baca Juga: Gegara Sering Melamun di Pantai, Seorang Gadis Berusia 13 Tahun Jadi Juara Esai Tingkat Internasional

Namun ternyata ada keterangan dari Bapenda dan PLN yang saling menyalahkan, hingga akhirnya Hendra berencana akan mengambil langkah lanjutan.

"Tapi ternyata ada keterangan yang saling menyalahkan. Makanya akan kita langsung pertemukan semua pihak," tutur Hendra.

Jika ternyata masih belum jelas juga, maka Hendra akan melancarkan aksi agar permasalahan ini tuntas.

Baca Juga: Sudah Tak Laku, Uang 10 Ribu Emisi 2005 Harusnya Sudah Ditarik Sejak 2010: Kalau Masih Punya Bisa Jual ke Kolektor!

"Jika masih belum jelas, jika perlu kita gelar aksi karena ini berkaitan dengan kepentingan orang banyak," katanya.

Menurut Hendra, dugaan kejanggalannya sudah sangat jelas.

Halaman:

Editor: Adithya Nurcahyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X