Tanggapan Istana Usai Viral Demo Terhadap Menteri Satryo yang Dinilai Pemarah dan Memukul ASN

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Selasa, 21 Januari 2025 | 19:50 WIB
Satryo Soemantri
Satryo Soemantri

Satryo menjelaskan bahwa aksi protes tersebut sebenarnya terkait dengan kebijakan mutasi besar-besaran yang sedang dilaksanakan di Kemendiktisaintek. 

Kebijakan tersebut, menurutnya, bertujuan untuk menata ulang struktur organisasi setelah kementerian terpecah menjadi tiga bagian, sesuai arahan presiden untuk efisiensi anggaran.

“Demo itu terkait kami sedang melakukan upaya mutasi besar-besaran. Karena pecahnya jadi tiga menteri, kita perlu banyak orang dan ingin membenahi sesuai amanat presiden harus hemat dengan anggaran pemerintah,” jelas Satryo.

Baca Juga: Prabowo Upayakan Akhir 2025 Makan Bergizi Merata di Indonesia: Mohon Maaf yang Saat Ini Belum Terima

Ia juga menilai bahwa para demonstran menggunakan pendekatan menarik perhatian publik.

“Pendemo kan cari sesuatu yang menarik, intinya kita sedang bersih-bersih,” tambahnya.

Respon dari Istana Kepresidenan

Baca Juga: Klarifikasi Cinta Kuya Soal Merekam Video di Lokasi Kebakaran LA, Langsung Hapus Rekaman dan Meminta Maaf

Menanggapi isu yang memicu aksi demonstrasi ini, Istana Kepresidenan menyatakan keyakinannya bahwa konflik tersebut dapat diselesaikan melalui dialog yang tenang. 

Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menyatakan bahwa penyelesaian masalah ini memerlukan pendekatan hati ke hati.

“Sejauh ini kita yakin bisa diselesaikan dengan dialog dari hati ke hati dan kepala dingin,” ungkap Hasan pada Senin, 20 Januari 2025.

Baca Juga: Livy Renata Diduga Sindir Deddy Corbuzier Setelah Mengkritik Siswa Penerima MBG, Ungkit Lagi Podcast Lawas dengan Catheez

Hasan juga menegaskan bahwa pihak istana menunggu hasil dialog internal kementerian sebelum memberikan komentar lebih lanjut. 

“Kita tunggu saja hasil dialog yang akan dilakukan di internal kementerian,” tutup Hasan.***

Halaman:

Editor: Adithya Nurcahyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X