3 Negara Ini Menolak Tegas Rencana AS Relokasi Warga Gaza, Salah Satunya Raja Yordania yang Ingin Warga Palestina Bertahan

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Kamis, 6 Februari 2025 | 22:00 WIB
Donald Trump mengunjungi lokasi kebakaran Los Angeles (instagram.com/realdonaldtrump)
Donald Trump mengunjungi lokasi kebakaran Los Angeles (instagram.com/realdonaldtrump)

Baca Juga: Sebelum Lepaskan Tembakan, Mendagri Malaysia Ungkap APMM Sudah Memberikan Peringatan Sesuai Prosedur

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian mengecam pihak-pihak terkait yang dinilai akan memanfaatkan kesempatan gencatan senjata dan membawa masalah bagi warga Palestina.

"Kami menentang pemindahan paksa warga di Gaza," terang Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, China, pada Rabu, 5 Februari 2025.

"Dan berharap pihak-pihak terkait akan memanfaatkan kesempatan gencatan senjata dan pemerintahan pasca konflik di Gaza untuk membawa masalah Palestina kembali ke jalur yang benar," tegasnya. 

Baca Juga: Peran Satu WNI yang Ditahan di Malaysia Terungkap, Mendagri Malaysia Bakal Perdalam Penyelidikan Usai Curigai Ada Kemungkinan Penyelundupan Narkoba

  2. Yordania: Warga Gaza Harus Tinggal di Tanah Air Palestina

Berdasarkan laporan dari Middle East Eye, Raja Yordania, Abdullah II menegaskan kembali penolakannya terhadap rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memindahkan warga Palestina dari Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Trump telah mengusulkan pemindahan warga Palestina dari Gaza ke Yordania dan Mesir, keduanya merupakan mitra utama AS di Timur Tengah.

Baca Juga: Update Pertemuan Trump-Netanyahu di AS: Soal Relokasi Warga Gaza hingga Geliat Perdamaian Israel dengan Arab Saudi

"Yang Mulia Raja menekankan perlunya menghentikan aktivitas permukiman (Yahudi) dan menolak segala upaya untuk mencaplok tanah dan memindahkan warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat," tutur Abdullah II dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh kantor berita negara Yordania, pada Kamis, 6 Februari 2025.

Di sisi lain, Raja Yordania itu menegaskan pihaknya akan mendukung warga Gaza untuk tetap tinggal di tanah air Palestina.

"Dan menekankan perlunya membangun warga Palestina di tanah mereka," tegas Abdullah II.

Baca Juga: Korban Penembakan 5 WNI di Malaysia yang Sempat Koma dan Kritis Meninggal Dunia, Identitasnya Masih Belum Diketahui

  3. Indonesia: Tolak Tegas Relokasi Warga Gaza ke Negara Lain

Melalui cuitan Twitter resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Republik Indonesia (RI) juga menolak rencana Trump memindahkan warga Palestina dari Jalur Gaza ke negara lain secara permanen.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X