IKN Disebut akan Mandek Usai Pemangkasan Anggaran Besar-besaran, Basuki Malah Sebut Anggarannya akan Ditambah

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Sabtu, 8 Februari 2025 | 22:10 WIB
Basuki Hadimuljono ungkap anggaran IKN dipastikan ditambah. (instagram.com/otorita_ikn)
Basuki Hadimuljono ungkap anggaran IKN dipastikan ditambah. (instagram.com/otorita_ikn)

Baca Juga: Komdigi Berencana Beri Batasan Penggunaan Media Sosial untuk Anak, Ini Usulan Usianya

Selain itu, tambahan anggaran sebesar Rp8,1 triliun juga akan diberikan untuk pembangunan lembaga legislatif dan yudikatif di IKN.

"Jadi nanti kami akan mengirim, kami sudah diminta untuk berkirim surat kepada Menteri Keuangan untuk menyesuaikan sesuai dengan yang disetujui oleh Bapak Presiden Rp 6,3 (triliun) ditambah Rp8,1 (triliun)," jelas Basuki.

Fokus Pembangunan IKN Tahap Kedua

Baca Juga: Terlanjur Bikin Masyarakat Senang, Benarkah Kebijakan Prabowo akan Membuat Program Periksa Kesehatan Gratis Terbatas?

AHY menambahkan bahwa pemerintah akan mulai membangun kawasan legislatif dan yudikatif di IKN. 

Dengan rampungnya pembangunan Istana Negara dan Istana Garuda di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), proyek kini memasuki tahap kedua.

"Yang kita tahu Istana Negara, Istana Garuda juga sudah dirampungkan. No, sekarang fokus pada pembangunan kawasan dan fasilitas legislatif dan juga yudikatif. Jadi ada beberapa penyesuaian yang mesti membutuhkan waktu," kata AHY.

Baca Juga: Presiden Pangkas Anggaran Habis-habisan, Benarkah Minta Pembangunan IKN Dihentikan?

Secara keseluruhan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp48,8 triliun untuk periode 2025-2029 guna memastikan pembangunan IKN berjalan sesuai rencana.***

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X