Tanggapi Tuntutan Aksi ‘Indonesia Gelap’ Soal Efisiensi Anggaran, Prabowo Soroti Biaya Operasional Pendidikan Tanah Air

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Rabu, 19 Februari 2025 | 10:10 WIB
Potret aksi ‘Indonesia Gelap’ di DKI Jakarta (kiri) dan Presiden RI Prabowo Subianto (kanan). (X.com/@barengwarga - Instagram.com/@prabowo)
Potret aksi ‘Indonesia Gelap’ di DKI Jakarta (kiri) dan Presiden RI Prabowo Subianto (kanan). (X.com/@barengwarga - Instagram.com/@prabowo)

Baca Juga: Warganet Temukan Fakta Kim Sae-ron Meninggal Tepat di Hari Ulang Tahun Kim Soo-hyun, Unggahan Foto Masa Lalunya Kembali Jadi Perbincangan

"Inilah namanya kebebasan berekspresi, tapi tolong sekali lagi, jangan membelokkan apa yang sebenarnya tidak seperti itu. Enggak ada Indonesia gelap," kata Prasetyo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 18 Februari 2025.

3. Berharap Warga RI Maklum

Dalam kesempatan yang sama, Hadi meminta seluruh pihak tetap optimis dan kompak dalam satu barisan membangun Indonesia dengan tujuan yang sama.

Baca Juga: Viral Mobil BMW Punya Nopol Tak Senonoh Keliling Jalanan Kota Malang, Begini Aturan Tentang Nomor Kendaraan yang Resmi

Mensesneg RI itu meminta masyarakat memaklumi kinerja pemerintah yang baru memulai kerja-kerjanya setelah baru saja dilantik pada Oktober 2024 lalu.

"Pemerintahan yang dipimpin Pak Prabowo juga baru 100 hari, baru sekian bulan, banyak sekali masalah, tapi Anda perhatikan bahwa kita terus-menerus mencari cara, mencari solusi, kan begitu," ujar dia.

"Bahwa itu belum bisa menyenangkan semua pihak, mungkin ada pihak-pihak yang masih belum bisa menerima. Bagi kami pemerintah itu biasa," sambungnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Klaim Program Makan Bergizi Gratis akan Turut Membantu Perputaran Uang Sampai ke Tingkat Desa

Lebih lanjut, Prasetyo juga meminta massa aksi lebih memahami hal yang dituntut yakni penolakan efisiensi anggaran terkhusus anggaran pendidikan dan kesehatan.

Dia menegaskan efisiensi anggaran tidak akan mengganggu kinerja kementerian dan lembaga terkait meski sejumlah pos anggaran dipangkas.

"Jadi jangan digeser ke 'wah efisiensi ini seolah-olah akan mengganggu kinerja, seolah-olah memberatkan masyarakat'. Tidak begitu semangatnya itu," ujar dia.

4. Hormati Aspirasi Mahasiswa BEM SI

Hadi juga mengatakan Presiden Prabowo tidak keberatan dengan aksi yang dihadiri ribuan demonstran tersebut.

Baca Juga: Ganti Nama dan Berencana Buka Kafe, Mendiang Kim Sae-ron Rupanya Baru Saja Merampungkan Film Terakhirnya

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X