Menilik ucapan Prabowo tentang penggunaan minyak yang biasanya digunakan berulang kali, memang bisa menekan biaya produksi.
Meski begitu, ada ancaman kesehatan karena menggunakan minyak jelantah untuk memasak makanan.
Otoritas Keamanan dan Standar Pangan India mengatakan kalau sebaiknya menghindari menggunakan minyak berulang kali.
Kalau harus menggunakannya lagi, setidaknya maksimal 3 kali untuk menghindari pembentukan minyak trans.
Kerusakan minyak akan memengaruhi mutu dan nilai gizi serta penampilan bahan pangan yang digoreng.
Ada beberapa penyakit yang mengancam tubuh jika terlalu sering mengonsumsi makanan yang diproses dengan minyak jelantah.
Baca Juga: Vadel Badjideh Ditetapkan Sebagai Tersangka, Razman Nasution: Saya Kecewa Vadel Tidak Terbuka
Risiko Masuknya Radikal Bebas ke Dalam Tubuh
Minyak jelantah bisa menjadi sumber radikal bebas yang jika masuk ke dalam tubuh akan menyerang sel sehat.
Selain itu, radikal bebas juga bisa merusak jaringan lemak, DNA, protein dalam tubuh, dan akibat selanjutnya dapat mengurangi kecerdasan
Akibat lainnya jika sering dikonsumsi berulang kali, muncul penyakit seperti diabetes, jantung, hingga kanker.
Obesitas
Dalam minyak jelantah, ada banyak kandungan lemak trans dan kalori yang perlu diperhatikan.