Lemak trans dan kalori yang berlebih bisa menjadi penyebab terjadinya obesitas.
Banyak mengonsumsi makanan hasil olahan minyak jelantah dan dalam waktu yang berulang juga bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah.
Sehingga selain obesitas, bayang-bayang risiko penyakit jantung juga turut membayangi.
Adanya Infeksi Bakteri
Salah satu bakteri yang mungkin ada di minyak jelantah adalah Clostridium botulinum yang menyebabkan penyakit botulisme.
Botulisme adalah penyakit infeksi serius yang menyerang saraf.
Risiko Penyakit Degeneratif
Minyak jelantah mengandung senyawa organik aldehid yang dapat berubah menjadi zat karsinogen dalam tubuh manusia.
Kemudian dapat memicu penyakit degeneratif, misalnya penyakit jantung, penyakit Alzheimer, dan penyakit Parkinson.***