Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Berulang Kali untuk Memasak, Wanti-wanti dari Prabowo dalam Pelaksanaan MBG

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Kamis, 20 Februari 2025 | 09:25 WIB
Ilustrasi foto bahaya penggunaan minyka goreng berulang kali. (Unsplash/Ashwini Chaudhary)
Ilustrasi foto bahaya penggunaan minyka goreng berulang kali. (Unsplash/Ashwini Chaudhary)

Baca Juga: Respon Singkat Gibran Tentang Penolakan Makan Bergizi Gratis di Papua, Sebut MBG dan Pendidikan Sama-sama Penting

Lemak trans dan kalori yang berlebih bisa menjadi penyebab terjadinya obesitas.

Banyak mengonsumsi makanan hasil olahan minyak jelantah dan dalam waktu yang berulang juga bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah.

Sehingga selain obesitas, bayang-bayang risiko penyakit jantung juga turut membayangi.

Baca Juga: Presiden Prabowo Target Percepatan Pemerataan Penerima Manfaat MBG, Kepala BGN: Butuh Rp25 Triliun Per Bulan

Adanya Infeksi Bakteri

Salah satu bakteri yang mungkin ada di minyak jelantah adalah Clostridium botulinum yang menyebabkan penyakit botulisme.

Botulisme adalah penyakit infeksi serius yang menyerang saraf.

Baca Juga: Tanggapi Tuntutan Aksi 'Indonesia Gelap' Soal Efisiensi Anggaran, Prabowo Soroti Biaya Operasional Pendidikan Tanah Air

Risiko Penyakit Degeneratif 

Minyak jelantah mengandung senyawa organik aldehid yang dapat berubah menjadi zat karsinogen dalam tubuh manusia.

Kemudian dapat memicu penyakit degeneratif, misalnya penyakit jantung, penyakit Alzheimer, dan penyakit Parkinson.***

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X