news

Berawal dari Beredarnya Dugaan Penahanan Ijazah, Jan Hwa Dian Kini Terancam Lebih Lama di Penjara

Sabtu, 24 Mei 2025 | 08:32 WIB
Foto Ilustrasi - Jan Hwa Diana terseret beberapa kasus hukum sebelum ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penggelapan ijazah. (freepik.com)

NARASIDATA.COM  - Nama Jan Hwa Diana, pemilik CV Sentoso Seal (CV SS) yang berlokasi di Surabaya, belakangan ini menjadi perbincangan hangat masyarakat. 

Sorotan terhadap dirinya bukan hanya karena dugaan terisolasi ijazah milik mantan karyawan, tapi juga akibat konflik terbuka dengan pejabat pemerintah hingga terjerat dalam kasus perusakan kendaraan.

Persoalan panjang ini bermula dari pengakuan seorang mantan karyawan, Nila Handiani. 

Baca Juga: Jan Hwa Diana Ditetapkan Sebagai Tersangka, Simpan 108 Ijazah Eks Pegawai di Rumah

Ia mengaku ijazah SMA miliknya masih ditahan oleh pihak perusahaan, meski dirinya sudah lama berhenti bekerja. 

Hal ini mendorongnya untuk melapor ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak pada 14 April 2025.

“Saya ingin ijazah saya kembali karena saya sangat mendesak untuk mencari pekerjaan lain,” kata Nila saat memberikan keterangan.

Baca Juga: Pembelaan Budi Arie saat Terseret Dugaan Melindungi Situs Judol hingga Dapat Jatah 50 Persen: Tuhan Tidak Tidur

Pengakuan Nila akhirnya menarik perhatian banyak pihak. Dalam waktu singkat, isu ini pun meluas. 

Pada tanggal 17 April 2025, sebanyak 31 mantan pegawai CV SS mengikuti membuat laporan serupa secara kolektif. 

Mereka mengaku tidak hanya ijazah yang ditahan, tetapi juga diminta menitipkan uang jaminan sebesar Rp 2 juta jika tidak ingin menyerahkan dokumen pendidikan mereka.

Baca Juga: Update Kasus Korupsi Bos Sritex: Kejagung Sita Barang Bukti di Kediaman Iwan Lukminto

Kasus ini pun langsung mendapat perhatian dari Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji. 

Pada tanggal 9 April 2025, Armuji melakukan inspeksi ke gudang milik CV SS, berharap bisa bertemu dengan pihak perusahaan dan mencari titik terang. Namun respon yang diterimanya jauh dari yang diharapkan.

Halaman:

Tags

Terkini