news

Coca-cola Mengandung Klorat Tinggi Sehingga Peredarannya Ditarik dari Eropa, Perusahaan Klaim Tidak Ada Korban

Jumat, 31 Januari 2025 | 08:40 WIB
Coca-cola menarik peredarannya dari pasar Eropa. (instagram.com/cocacola_id)

Baca Juga: Mahasiswa Palestina Ungkap Terima Kasih untuk Prabowo, Bisa Kuliah Kedokteran Gratis di Unhan

  • Pembantu Menit
  • Nalu
  • Kebahagiaan Kerajaan
  • Tropico

Saat ini, Coca-Cola Europacific Partners telah berkoordinasi dengan otoritas terkait di masing-masing negara yang terdampak untuk menangani permasalahan ini.

Asal Usul Klorat dalam Makanan dan Minuman

Baca Juga: Momen Pecah Tawa Prabowo dan Anwar Ibrahim, Gara-gara Pajangan Mobil F1

Keberadaan klorat dalam makanan dan minuman bukanlah hal baru. 

Pada 2014, laboratorium kontrol resmi menemukan kandungan ini secara tidak sengaja. 

Setahun kemudian, EFSA memperingatkan bahwa kadar klorat dalam makanan dan air minum cukup tinggi dan bisa berdampak pada kesehatan, terutama bagi bayi dan anak-anak.

Baca Juga: Survei Indikator: Gen Z Mendominasi jadi Kalangan Paling Puas dengan Kinerja Prabowo

Dampak kesehatan akibat paparan klorat mencakup gangguan tiroid akibat terganggunya penyerapan yodium. 

Efek jangka panjangnya dapat menyebabkan gangguan produksi sel darah merah serta perubahan pada komposisi sumsum tulang. 

Wanita hamil dengan gangguan fungsi tiroid juga termasuk kelompok berisiko.

Baca Juga: Bikin Gemas, Sederet Artis Indo Ini Bagi Momen Perayaan Imlek 2025: Salah Satunya Ada Mantan Istri Ruben Onsu

Institut Federal Jerman untuk Penilaian Risiko (BfR) menjelaskan bahwa natrium dan kalium klorat dulunya digunakan sebagai herbisida, tetapi penggunaannya dalam produk perlindungan tanaman dan biosida kini dilarang di Uni Eropa.

Para ahli menyebutkan bahwa klorat dapat muncul sebagai produk sampingan dari penggunaan zat berbasis klorin dalam proses pembersihan atau desinfeksi. 

Jalur utama masuknya klorat ke dalam makanan adalah melalui proses pengolahan air yang sebelumnya telah diberi produk biosida berbasis klorin.

Halaman:

Tags

Terkini