news

Presiden Pangkas Anggaran Habis-habisan, Benarkah Minta Pembangunan IKN Dihentikan?

Sabtu, 8 Februari 2025 | 09:20 WIB
Pemerintah ungkap tidak ada anggaran untuk pembangunan IKN. (instagram.com/otorita_ikn)

"Terkait IKN, pembangunan ini dipastikan akan berlanjut. Presiden juga telah memastikan alokasi anggaran sebesar Rp48,8 triliun untuk tahun 2025 hingga 2029. Anggaran tersebut akan digunakan sesuai tahapan dan rencana yang telah disusun sejak awal," ujar AHY, dikutip dari presidenri.go.id, Kamis 6 Februari 2025.

Setelah penyelesaian pembangunan Istana Negara dan Istana Garuda, pemerintah kini berfokus pada pembangunan kawasan serta fasilitas legislatif dan yudikatif.

"Jadi, ada beberapa penyesuaian yang tentu membutuhkan waktu. Mudah-mudahan tidak lama lagi bisa difinalisasi dan setelah itu bisa segera dibangun," jelasnya.

Baca Juga: Memilih Kata 'Dibersihkan' dalam Pidato Tentang Jajarannya di Kabinet Merah Putih, Begini Jawaban Presiden Prabowo Saat Ditanya Rencana Reshuffle

AHY juga menegaskan bahwa meskipun ada keterbatasan anggaran, agenda pemerintahan Presiden Prabowo harus tetap berjalan.

"Kita harus menyesuaikan prioritas pembangunan agar target utama dalam lima tahun ke depan, terutama di awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dapat didukung dengan baik," katanya.

Ia menambahkan bahwa prioritas nasional dalam lima tahun mendatang mencakup swasembada pangan, energi, air, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat. 

Baca Juga: Sudah Cukup Presiden Prabowo Beri Kelonggaran pada Jajarannya di 100 Hari Pertama di Kabinet Merah Putih, Tegas Bakal Ditindak Kalau Masih Bandel

Infrastruktur tetap menjadi elemen kunci dalam pencapaian target tersebut.

"Bukan berarti infrastruktur dinomorduakan. Justru, kita harus melakukan penyesuaian agar pembangunan nasional tetap berjalan dengan optimal," pungkasnya.***

Halaman:

Tags

Terkini