news

Stunting Jadi Salah Satu ‘Korban’ Imbas Penutupan USAID Oleh Presiden AS Donald Trump

Minggu, 9 Februari 2025 | 09:00 WIB
Kegiatan USAID di Indonesia sebelum Trump memutuskan menutup USAID. (instagram.com/usaidindonesia)

Sebab, selama ini USAID dikenal sebagai lembaga independen, dan langkah Trump dalam mengambil alihnya dianggap melanggar regulasi.

Penutupan USAID juga memunculkan pertanyaan tentang dampaknya terhadap berbagai negara penerima bantuan, termasuk Indonesia.

Dampak Penutupan USAID terhadap Indonesia

Baca Juga: Duka Para Pemeran Serial Pensiun usai Aktor 'Kang Gobang' Anak Buah Kepercayaan Kang Mus Itu Kini Telah Wafat

Didirikan pada 1961 di bawah kepemimpinan Presiden John F. Kennedy, USAID berperan dalam mengelola program bantuan AS di berbagai sektor, seperti kesehatan, ekonomi, dan lingkungan. 

Beberapa program yang selama ini mendapat dukungan USAID di Indonesia antara lain:

  1. Program Vaksinasi Polio

Baca Juga: Kang Gobang hingga Kang Bahar Telah Berpulang, Goreskan Pilu Bagi Fans Serial Film Pensiun yang Ikonik di Indonesia

Sejak 2023, USAID telah mengucurkan lebih dari 3,2 juta dolar AS (sekitar Rp48,4 miliar) untuk membantu Indonesia menangani wabah polio.

USAID bekerja sama dengan WHO dalam mendistribusikan 31 juta dosis vaksin polio nOPV2 ke jutaan anak di berbagai wilayah, termasuk Aceh dan Papua. 

Program ini semakin penting setelah Indonesia kembali melaporkan tiga kasus polio di Pidie, Aceh, pada tahun 2022.

Baca Juga: Pemeran Ujang Rambo di Serial Pensiun Tak Sangka Aktor 'Kang Gobang' Wafat: Ini Momen Terakhir Keduanya Saling Bertegur Sapa

  1. Penurunan Stunting di Papua

USAID juga berperan dalam program Partnership to Accelerate Stunting Reduction in Indonesia (PASTI)-Papua, yang diluncurkan pada 13 September 2023.

Program yang dijalankan bersama Kementerian Kesehatan RI dan PT Freeport Indonesia ini bertujuan mempercepat penurunan angka stunting di tiga wilayah: Mimika dan Nabire (Papua Tengah), serta Asmat (Papua Selatan).

Baca Juga: Mengintip Kasus Penyebaran Video DeepFake lewat Medsos, Edit Wajah Palsu Prabowo-Gibran hingga Cantumkan Nomor WhatsApp!

Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes, Maria Endang Sumiwi, menegaskan bahwa kerja sama ini mendukung pembangunan nasional dengan alokasi dana sebesar 4 juta dolar AS.

Halaman:

Tags

Terkini