news

Badan Gizi Nasional untuk MBG Dibentuk Era Jokowi Masih Memimpin, Prabowo: Kita Sudah Kerja Sebelum Oktober

Senin, 17 Februari 2025 | 07:05 WIB
Presiden Prabowo saat memberi sambutan dalam HUT Partai Gerindra ke-17 menyinggung tentang pelaksanaan MBG. (Tangkapan layar Gerindra TV)

Baca Juga: Kemendagri Kembalikan Uang APBD Rp22 Juta yang Akan Digunakan untuk Retret Kepala Daerah

Kemudian sampai akhir tahun, target penerima manfaat sejumlah 15 juta orang dengan anggaran yang dimiliki Badan Gizi Nasional senilai Rp71 Triliun sebelum terkena pemotongan anggaran.

Wacana tambahan anggaran Rp100 Triliun sempat muncul ketika Presiden Prabowo memberikan instruksi baru untuk mencapai target 89 juta penerima manfaat dan BGN membutuhkan tambahan anggaran.

"Jadi Pak Presiden bertanya ke kami, kalau diajukan percepatan berada dana yang dibutuhkan? Kami jawab Rp100 Triliun," kata Kepala BGN, Dadan Hindayana pada Sabtu, 25 Januari 2025 lalu usai Rampinas PIRA.

Baca Juga: Garuda Muda vs Uzbekistan di Piala Asia U-20, Jadi Laga Krusial Bagi Tim Asuhan Indra Sjafri: Akankah Ada Keajaiban?

Dalam update terbaru, BGN mengalami pemotongan anggaran 0,28 persen imbas efisiensi yang dilakukan oleh Presiden Prabowo.

"Anggaran yang awalnya Rp71 triliun kemudian berkurang Rp200,2 miliar," kata Dadan usai Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Rabu, 12 Februari 2025.

Meski ada pemotongan anggaran, Dadan menyatakan jika hal tersebut tidak akan memengaruhi keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis.

Baca Juga: Menanti Magis Indra Sjafri, Akankah Pelatih Garuda Muda Itu Bawa Keajaiban Bagi Dony Tri Pamungkas cs di Piala Asia U-20?

Program MBG yang sudah dimulai sejak 6 Januari 2025 ini akan berjalan seperti biasa.

"Enggak ada (pemotongan anggaran). Kalau seluruh kementerian kan anggaran pegawai enggak ada yang kena pangkas, program MBG juga tidak kena," kata Dadan.***

Halaman:

Tags

Terkini