Saat ini, anggaran yang dialokasikan untuk MBG adalah Rp71 triliun.
Namun, Badan Gizi Nasional menegaskan bahwa masih diperlukan tambahan dana sebesar Rp100 triliun agar target 82,9 juta penerima manfaat dapat tercapai pada tahun 2025.
Sri Mulyani menekankan bahwa pemerintah akan terus memperbaiki sistem dan proses bisnis program MBG agar semakin optimal dalam pelaksanaannya.
"Tentu saja proses bisnis (MBG) akan terus diperbaiki dan beradaptasi," tutupnya.
Dengan perencanaan dan dukungan anggaran yang memadai, program makan bergizi gratis diharapkan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional.***