news

Ada Penyelidikan Internal Terkait Penembakan 5 WNI, Mendagri Malaysia Klaim APMM Sudah Jalankan SOP Saat Kejadian

Senin, 17 Februari 2025 | 08:00 WIB
Ilustrasi peluru - Malaysia lakukan dua fase penyidikan tentang kasus penembakan 5 WNI. (Unsplash/Velizar Ivanov)

Baca Juga: Sudah Pakai Kaos Oranye, Vadel Badjideh 'Makan Omongan Sendiri' tentang Sumpah Tak Hamili Anak Nikita Mirzani

Korban meninggal dunia pertama dengan inisial B dinyatakan sudah dimakamkan di kampung halamannya di Riau.

Kemudian korban dengan inisial HA dan MZ berasal dari Riau adalah dua orang yang kondisinya stabil dan bisa memberikan keterangan sejak awal insiden.

Keduanya adalah korban yang membantah adanya tindakan penyerangan kepada aparat APMM.

Baca Juga: Kemendagri Kembalikan Uang APBD Rp22 Juta yang Akan Digunakan untuk Retret Kepala Daerah

Kemudian MH berasal dari Aceh sudah dirawat di kamar biasa setelah sebelumnya dirawat di kamar intensif.

Disebutkan juga jika kepolisian Malaysia mencari 2 orang WNI yang diduga memiliki kaitan dengan insiden penembakan.

Mengutip dari Malay Mail, aparat Malaysia telah melakukan penahanan terhadap satu orang WNI pada Sabtu, 1 Februari 2025 malam waktu setempat.

Baca Juga: Garuda Muda vs Uzbekistan di Piala Asia U-20, Jadi Laga Krusial Bagi Tim Asuhan Indra Sjafri: Akankah Ada Keajaiban?

Kepala Polisi Selangor, Datuk Hussein Omar Khan mengonfirmasi kepada Harian Metro bahwa tersangka berusia 35 tahun.

Pria yang tak disebutkan identitasnya itu ditahan sekitar pukul 22:30 waktu setempat.

Dalam penyidikan, satu WNI tersebut diduga adalah transporter atau pengangkut yang membantu para WNI keluar-masuk Malaysia tanpa identitas legal.

Baca Juga: Menanti Magis Indra Sjafri, Akankah Pelatih Garuda Muda Itu Bawa Keajaiban Bagi Dony Tri Pamungkas cs di Piala Asia U-20?

Sedangkan satu orang WNI lainnya masih dalam proses pencarian.***

Halaman:

Tags

Terkini